“Pemerintah mengapresiasi ekspresi kreativitas untuk memperingati Hari Kemerdekaan sekaligus mengimbau agar bentuk-bentuk ekspresi tersebut tidak melanggar batas dan mencederai simbol negara,” tuturnya.
Budi pun menyampaikan bahwa pemerintah mencermati adanya potensi provokasi dari pihak-pihak tertentu yang bisa merendahkan makna simbol perjuangan bangsa.
“Kami mencermati dengan serius adanya provokasi dari sebagian kelompok untuk menurunkan marwah bendera perjuangan kita dan mengganti dengan bendera simbol-simbol fiksi tertentu,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Disebut Kena Skakmat Ferry Irwandi, Reaksi Deddy Corbuzier Usai Prabowo Beri Abolisi ke Tom Lembong Bikin Heboh!
Istana Tetapkan 18 Agustus 2025 Jadi Hari Diliburkan, Tapi Statusnya Masih Misteri, Libur Nasional atau Cuti Bersama?
Langkah Mengejutkan Prabowo! Abolisi untuk Tom Lembong dan Amnesti Hasto, Istana Sebut Demi Rekonsiliasi Nasional
KPK Masih Bungkam Soal Amnesti Hasto Kristiyanto, Proses Hukum Belum Dihentikan Meski Nama Masuk Daftar Prabowo
KPK Tegaskan Amnesti untuk Hasto Tak Ganggu Perang Lawan Korupsi, Masih Tunggu Surat Resmi Presiden
Sambut Bebasnya Tom Lembong, Anies Baswedan Sebut Nama Sudah Bersih, Tapi Proses Hukumnya Tak Bisa Dilupakan
Jokowi Klarifikasi soal 'Orang Besar' di Balik Isu Ijazah Palsu, Sebut Tak Pernah Singgung Warna atau Tuding SBY
Jokowi Soal Abolisi Tom Lembong dan Amnesti Hasto dari Prabowo, Itu Hak Istimewa Presiden, Sudah Lewat Pertimbangan