Istana Pastikan 2.000 Warga Gaza ke Pulau Galang Bukan Evakuasi, Hanya untuk Pengobatan dan Akan Dipulangkan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 7 Agustus 2025 | 20:53 WIB
Foto ilustrasi salah satu sudut pulau Galang - Istana merespon tentang gagasan 2.000 warga Gaza yang akan dibawa ke Indonesia.    (Instagram.com/batamishere)
Foto ilustrasi salah satu sudut pulau Galang - Istana merespon tentang gagasan 2.000 warga Gaza yang akan dibawa ke Indonesia. (Instagram.com/batamishere)

 

Mediapriangan.com - Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan Pulau Galang sebagai lokasi pengobatan bagi 2.000 warga Gaza. Rencana ini ditegaskan bukan bagian dari evakuasi permanen, melainkan aksi kemanusiaan yang bersifat sementara.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Kwarnas, Jakarta, Kamis, 7 Agustus 2025.

Hasan Nasbi menjelaskan bahwa para warga Gaza yang datang ke Indonesia nantinya akan mendapat perawatan medis di fasilitas yang telah disiapkan di Pulau Galang, termasuk akomodasi bagi keluarga yang mendampingi.

Baca Juga: Viral Pidato Rabi Ronen Shaulov Serukan Anak-anak Gaza Mati Kelaparan, Publik Dunia Bereaksi Keras!

“Rencananya disiapkan pusat pengobatannya di Pulau Galang, karena di Pulau Galang ada fasilitas rumah sakit, termasuk fasilitas pendukung lainnya untuk 2.000 warga Gaza dan menampung keluarga yang mendampingi,” kata Hasan.

Ia menekankan bahwa misi ini murni kegiatan kemanusiaan. Pulau Galang dipilih karena letaknya terisolasi dari permukiman warga, sehingga keamanan dan kenyamanan bisa lebih terjaga.

Pulau ini sebelumnya juga pernah digunakan sebagai pusat karantina saat pandemi COVID-19.

Baca Juga: Zaskia Adya Mecca Terjebak Aksi March to Gaza, Dikepung Aparat Mesir dan Diintai Intel Hingga ke Dalam Hotel!

“Itu terpisah dari warga kita yang bermukim di pulau-pulau lainnya,” jelasnya.
“Kalau dari segi keamanan dan kenyamanan warga, itu sangat manageable kalau di sana,” tambah Hasan.

Lebih lanjut, ia menepis anggapan bahwa kedatangan ribuan warga Gaza ini merupakan bentuk relokasi dari negara mereka. Ia menyebut, keberadaan mereka di Indonesia bersifat sementara dan hanya selama proses pengobatan berlangsung.

“Ini bukan evakuasi, ini untuk pengobatan, jadi setelah sembuh, setelah selesai pengobatan, mereka akan kembali lagi ke Gaza,” ucap Hasan.

Baca Juga: Roberto Mancini Bersuara, Hentikan Konflik di Gaza, Ini Bukan Soal Siapa Benar, Tapi Soal Kemanusiaan

“Jadi bukan memindahkan warga, tapi semacam operasi kemanusiaan untuk membantu sebanyak yang kita bisa,” tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X