Lewat Kindness to Progress, IFG Dorong Desa Mandiri dan Perkuat Fondasi Indonesia Emas 2045 Sesuai Asta Cita

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 11 Agustus 2025 | 15:47 WIB
Kegiatan “Kindness to Progress” Perusahaan Indonesia Financial Group.  (Dok. IFG)
Kegiatan “Kindness to Progress” Perusahaan Indonesia Financial Group. (Dok. IFG)

Mediapriangan.com - Indonesia Financial Group (IFG), holding BUMN di bidang Asuransi, Penjaminan, dan Investasi yang berada di bawah Danantara, kembali menggelar program tahunan Kindness to Progress.

Program ini bukan sekadar kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), melainkan gerakan yang menggabungkan nilai budaya perusahaan dengan aksi nyata membangun kemandirian desa melalui potensi lokal.

Sejak pertama kali diluncurkan, Kindness to Progress telah menjadi motor penggerak perubahan sosial di berbagai wilayah.

Baca Juga: IFG Perkuat Peran di Forum Asuransi 2025, Bahas Strategi Hadapi Geopolitik Global dan Dorong Sinergi Industri

Tahun ini, program diarahkan ke Desa Ngabab, Kabupaten Malang, dengan melibatkan 25 insan IFG dan 10 anggota holding yang terpilih sebagai Kindness Rangers.

“Program Kindness to Progress memberikan ruang bagi insan IFG untuk menerjemahkan nilai-nilai AKHLAK ke dalam aksi nyata. Melalui program ini, kami mendorong karyawan untuk berani keluar dari zona nyaman, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, dan menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan masyarakat,” ujar Direktur SDM IFG, Rizal Ariansyah.

Sebelum turun langsung ke desa pada 18–22 Agustus 2025, para Kindness Rangers telah mengikuti workshop 5–6 Agustus di kantor pusat IFG.

Baca Juga: IFG Ajak Profesional Main di Panggung Ketoprak Financial ‘Samber Nyawa’, Angkat Pesan Moral untuk Generasi Muda

Dua narasumber utama, Ivan Ahda (Impact Consultant) dan Dinar A. Hadi (Leadership Trainer), membawakan materi tentang Design Thinking for Social Innovation dan The Power of Adaptability.

Workshop juga memfasilitasi proses identifikasi masalah dan perancangan proyek sosial, yang hasilnya melahirkan empat inisiatif untuk Gapoktan, PKK, Karang Taruna, dan BUMDes Desa Ngabab.

Program ini bukan yang pertama. IFG sebelumnya mengimplementasikan Kindness to Progress di Desa Sumberejo, Magelang (2022–2023) dan Desa Lembang, Bandung Barat (2024).

Baca Juga: IFG Gandeng KAI Gelar Edukasi Keuangan Nasional, Ribuan Karyawan Dapat Ilmu Investasi Jelang HUT RI ke-80

Dampak program diukur dengan metode Social Return on Investment (SROI), mencatat skor 4,99 dengan nilai ekonomis bersih Rp1,63 miliar.

Penerima manfaat langsung mencapai 325 orang, sedangkan penerima manfaat tidak langsung tercatat 3.356 orang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X