"Stop pemberian subsidi bunga rekap dari APBN. Itu semua berasal dari pajak rakyat yang sudah ngos-ngosan. Pemerintah harus punya political will untuk tidak lagi menghidupi bankir bandit," tegas Sasmito.
Baca Juga: Guru Beban Negara? Begini Kata Pegiat Pendidikan
Tantangan untuk Pemerintah Prabowo
Sasmito menilai pemerintahan sebelumnya hanya sekadar wacana (NATO: No Action, Talk Only). Karena itu, ia mendesak Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk menunjukkan political will yang nyata, termasuk membentuk tim khusus (timsus).
Bahkan, menurutnya negara berhak mengambil kembali 51% saham BCA tanpa kompensasi, jika terbukti ada rekayasa atau korupsi.
Siap Pimpin Satgas Anti-Mafia
Wujud keseriusannya dalam memberantas mafia keuangan negara, Sasmito menyatakan kesediaannya memimpin Satgas Pemberantasan Mafia Keuangan Negara apabila pemerintah mempercayakan tugas tersebut kepadanya.
Bahkan ia menyebutkan, siap turun langsung memimpin tim khusus memberantas mafia keuangan negara.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak BCA telah dihubungi terkait pernyataan Sasmito namun belum menjawab.***
Artikel Terkait
Target Jauh Panggang dari Api, Bulog Baru Salurkan 2,94% Beras SPHP, RI Terancam Rugi hingga 1 Juta Ton Membusuk
Megawati Hangestri Resmi Jalani Tes Medis di Manisa BBSK, Siap Jadi Andalan Tim Promosi Liga Voli Turki
Sri Mulyani Kucurkan Rp3,4 Triliun untuk PPN DTP Perumahan 2026, Target 40 Ribu Unit Rumah Bisa Terbeli
Megawati Hangestri Jadi Sorotan Media Korea Usai Resmi Perkuat Manisa BBSK di Liga Voli Turki Musim 2025 - 2006
Ahmad Muzani Tegas Bantah Isu Masa Jabatan Presiden Jadi 8 Tahun, Sebut MPR Tak Pernah Bahas
PBB Naik Jadi Sorotan, Mendagri Tito Karnavian Tegaskan Pusat Tak Bisa Batalkan tapi Hanya Bisa Intervensi