BCA Gate Dan Skandal BLBI Kembali Mencuat, Ekonom Senior Desak Pemerintah Bentuk Timsus

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Selasa, 19 Agustus 2025 | 18:55 WIB
Acara diskusi publik bertajuk Pencegahan Budaya Korupsi Keuangan Negara yang Merajalela Setelah NKRI 80 Tahun Merdeka, Selasa 19 Agustus 2025. (Promedia)
Acara diskusi publik bertajuk Pencegahan Budaya Korupsi Keuangan Negara yang Merajalela Setelah NKRI 80 Tahun Merdeka, Selasa 19 Agustus 2025. (Promedia)

"Stop pemberian subsidi bunga rekap dari APBN. Itu semua berasal dari pajak rakyat yang sudah ngos-ngosan. Pemerintah harus punya political will untuk tidak lagi menghidupi bankir bandit," tegas Sasmito.

Baca Juga: Guru Beban Negara? Begini Kata Pegiat Pendidikan

Tantangan untuk Pemerintah Prabowo

Sasmito menilai pemerintahan sebelumnya hanya sekadar wacana (NATO: No Action, Talk Only). Karena itu, ia mendesak Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk menunjukkan political will yang nyata, termasuk membentuk tim khusus (timsus).

Bahkan, menurutnya negara berhak mengambil kembali 51% saham BCA tanpa kompensasi, jika terbukti ada rekayasa atau korupsi.

Siap Pimpin Satgas Anti-Mafia

Wujud keseriusannya dalam memberantas mafia keuangan negara, Sasmito menyatakan kesediaannya memimpin Satgas Pemberantasan Mafia Keuangan Negara apabila pemerintah mempercayakan tugas tersebut kepadanya.

Bahkan ia menyebutkan, siap turun langsung memimpin tim khusus memberantas mafia keuangan negara.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak BCA telah dihubungi terkait pernyataan Sasmito namun belum menjawab.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X