Ia juga mengimbau agar para ojol tetap tenang dan percaya bahwa proses hukum akan berjalan.
“Kami minta teman-teman tetap tenang, kita semua akan bekerja untuk itu, kepada keluarga kita akan kawal,” tandasnya.
Seperti diketahui, AK meninggal dunia setelah dilindas mobil rantis Brimob di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Kamis malam, 28 Agustus 2025.
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), namun nyawanya tidak tertolong.
Saat ini, kepolisian telah mengamankan tujuh anggota Brimob yang berada di dalam mobil rantis tersebut.
Pihak Divisi Propam Polri berjanji akan menindaklanjuti kasus ini secara hukum dan transparan.***
Artikel Terkait
Ricuh Demo Tuntut Bupati Pati Mundur, Polisi Amankan 11 Provokator dan Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Bupati Pati Sudewo Naik Rantis Saat Hadapi Demo Warga, Ucapkan Maaf Lalu Dihujani Lemparan Sandal dan Botol
Puan Maharani dan Sufmi Dasco Tanggapi Demo di DPR, Aspirasi Ditampung, Lembaga Siap Introspeksi
Demo Tagar #BubarkanDPR Guncang Parlemen RI, Mahasiswa Tuntut Amandemen hingga Hapus Tunjangan DPR
Video Viral Diduga Mobil Brimob Tabrak Ojol Saat Aksi Demo, Korban Disebut Tewas dan Picu Sorotan Publik