Dari Sumedang untuk Indonesia, Prof Ojat Tegaskan Pentingnya Makan Bergizi Gratis bagi Pendidikan Anak

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 4 Oktober 2025 | 05:53 WIB
Prof Ojat Darojat sebutkan Makan bergizi gratis bukan sekadar bantuan sosial, tetapi investasi besar untuk masa depan pendidikan anak Indonesia. (Dok. Ist.)
Prof Ojat Darojat sebutkan Makan bergizi gratis bukan sekadar bantuan sosial, tetapi investasi besar untuk masa depan pendidikan anak Indonesia. (Dok. Ist.)

Mediapriangan.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digencarkan pemerintah dinilai memiliki arti penting bagi masa depan pendidikan anak Indonesia. Hal itu ditegaskan oleh tokoh pendidikan nasional asal Sumedang, Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D., yang kini menjabat sebagai Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Pendidikan di Kemenko PMK.

Menurut Prof. Ojat, pemenuhan gizi yang seimbang akan membuat anak-anak tumbuh sehat, memiliki daya konsentrasi lebih baik, serta mendukung keberhasilan belajar di sekolah. Ia menekankan, MBG tidak hanya menyentuh aspek kesehatan, melainkan menjadi bagian dari investasi jangka panjang bangsa.

“Makanan bergizi gratis bukan hanya sekadar bantuan sosial, melainkan investasi besar bagi masa depan bangsa. Anak-anak yang sehat akan tumbuh menjadi generasi cerdas, produktif, dan siap bersaing di tingkat global,” tegas Prof. Ojat, Rabu (1/10/2025).

Baca Juga: Pemerintah Perketat Standar Dapur MBG, Wajib Sertifikasi SLHS, HACCP hingga Jaminan Halal

Tantangan Implementasi MBG

Meski manfaatnya besar, Prof. Ojat mengingatkan program MBG menghadapi tantangan dalam implementasinya.

Skala program yang mencakup jutaan peserta didik membutuhkan perencanaan matang, tata kelola transparan, koordinasi lintas sektor, serta dukungan anggaran berkelanjutan.

“Ke depan, kita perlu memastikan bahwa setiap pihak terlibat aktif. Pemerintah pusat, daerah, sekolah, hingga masyarakat harus bersama-sama menjaga kualitas dan keberlanjutan program ini,” ujarnya.

Baca Juga: Kasus Keracunan MBG Marak, Kemenkes Terapkan Sistem Laporan Seperti COVID-19 dan Awasi Program dari Eksternal

Profil Singkat Prof. Ojat Darojat

Prof. Ojat lahir di Sumedang dan dikenal luas sebagai akademisi pendidikan jarak jauh. Ia pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Terbuka, dengan berbagai inovasi digital yang memperluas akses pendidikan di Indonesia.

Pendidikan formalnya ditempuh di UPI, LaTrobe University Australia, hingga meraih gelar doktor di Simon Fraser University, Kanada.

Kini, sebagai Deputi di Kemenko PMK, ia berperan penting dalam merumuskan kebijakan dan mengawal program pendidikan serta pembangunan manusia.

Baca Juga: Komisi IX DPR Kritik Program MBG, Target Penerima Manfaat Belum Tepat, Kasus Keracunan Masih Jadi Sorotan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X