“Yang mengeluarkan visa itu kan Imigrasi, kita belum tahu disetujui atau tidak,” tandasnya.
Sebelumnya, Federasi Senam Israel telah mengumumkan pendaftaran kontingennya untuk ajang internasional tersebut. Mereka menyatakan optimistis tidak akan ada hambatan eksternal terhadap izin keikutsertaan dan berharap ada jaminan keamanan selama kejuaraan berlangsung.
Namun, hingga saat ini, polemik kedatangan atlet Israel tersebut masih terus bergulir dan mendapat penolakan dari berbagai lapisan masyarakat. Pemerintah Indonesia pun didesak untuk mengambil sikap tegas terhadap isu ini.***
Artikel Terkait
Mentan Amran Tanggapi 29 Ribu Ton Beras Rusak, Soroti Keberhasilan Produksi 4,2 Juta Ton dan Anggaran Rp5 Triliun
Menkeu Purbaya Tanggapi Lonjakan Pekerjaan Informal, Pastikan Program Magang Berbayar Buka untuk Lulusan S1
Megawati Hangestri Tampil Penuh di Final Four Livoli 2025 Lawan Petrokimia, Obati Rindu Fans Meski Bank Jatim Tumbang
Megawati Hangestri Jadi Top Skor di Final Four Livoli Divisi Utama 2025, Petrokimia Tumbangkan Bank Jatim 3-1
TNI AU Electric Libas Rajawali O2C 3-0 di Final Four Livoli 2025, Puncaki Klasemen Sementara Hari Pertama
Megawati Hangestri Absen di Laga Perdana Manisa BBSK vs Yesilyurt SK, Fokus di Final Four Livoli Bersama Bank Jatim
Menkes Budi Tegaskan Data Keracunan MBG Hanya Dipublikasi Lewat BGN, Pengawasan Akan Diperketat Seperti Saat COVID-19
Pemerintah Turun Tangan! Ponpes Al Khoziny Akan Dibangun Ulang Pakai APBN, Menag Akui Minimnya Anggaran Pesantren