Baca Juga: Istri Diky Chandra Mundur dari Kepengurusan PKK Kota Tasik
"Meskipun tentu seperti saya bilang sebelumnya: Pencabutan laporan, bukan berarti memaafkan. Karena itu perihal keikhlasan, bukan paksaan," ucap Fiersa.
Ia juga menjelaskan alasan dirinya tampak menahan emosi saat kejadian kecelakaan istri di Stasiun Gambir terekam video.
"Sebenarnya beberapa kali saya hampir berkata kasar, kok. Saya juga sempat kelepasan 'Pak, gaji saya sebulan juga bisa beli mobil bapak. Ini bukan soal uang. Bapak berhadapan dengan orang yang salah'," kata Fiersa.
Baca Juga: Bukan Sekadar Comeback Megawati Hangestri, Ini 7 Fakta Menarik Proliga 2026 yang Wajib Disimak
"Nah ini yang rumit, kalau sampai ngomong atau bertindak kasar dan terekam, kemudian dipotong-potong tanpa konteks di media sosial," sebutnya.
"Takutnya malah disangka abuse of power atau semena-mena terhadap lansia, atau sok kuasa terhadap orang kurang mampu," kata Fiersa.
Menutup ceritanya, Fiersa Besari menegaskan kesabaran menjadi pilihan terbaik dalam menghadapi insiden kecelakaan istri tersebut.
"Kalau bapak itu (pelaku) 20 tahun lebih muda mungkin kita kasih salam olahraga dulu," tandasnya.***
Artikel Terkait
Medan Falcons Cetak Sejarah Jadi Tuan Rumah Proliga 2026, Ini Jadwal Laga dan Harga Tiket Nonton
Kabar Mengejutkan Proliga 2026, Vi Thi Nhu Quynh Ternyata Hanya Kontrak Singkat di Medan Falcons, Cek Profilnya
Tiga Hari Pencarian, Muhammad Zaidan Al-Fatih Bocah 6 Tahun di Tasikmalaya Ditemukan Meninggal
Viral Gelembung Gas Muncul di Gunong Cut Nagan Raya Pascabanjir, Pemkab Turunkan Tim dan Pasang Garis Polisi
Pascabanjir Bandang Aceh Timur, Warga Terpaksa Sewa Beko Mahal untuk Bersihkan Lumpur di Rumah
Orang Tua Ikhlas, Muhammad Zaidan Al-Fatih Dimakamkan di TPU Perum Tamanjaya