Gelar tersebut menjadi bukti betapa besarnya peran penyumbang pesawat RI pertama ini dalam membangun fondasi negara.
Kepergian sang tokoh asal Aceh pada pukul 12.20 WIB di Desa Lhuet ini menandai berakhirnya era para saksi hidup yang memberikan segalanya tanpa pamrih.
Meski kini raganya telah tiada, nama Nyak Sandang akan selalu melekat pada setiap deru mesin Seulawah RI-001 yang kini menjadi monumen sejarah bangsa. Selamat jalan, patriot sejati.***
Artikel Terkait
Mobil Masuk Jurang di Pletes Malang Akibat Rem Blong, Satu Keluarga Asal Kedungkandang Selamat
Bukan Meteor! Inilah Sosok Benda Terang di Langit Lampung yang Pecah Jadi Sampah Antariksa
Jadwal Film Bioskop Tasikmalaya Hari Ini, Cek Jam Tayang Tasik XXI Plaza Asia dan Transmart Selasa 7 April 2026
Efek Kunjungan Yeum Hye Seon, Megawati Hangestri Pertimbangkan Kembali ke Red Sparks di Liga Voli Korea?
Kini Bayar STNK Tidak Harus Bawa KTP Lama, Masyarakat Wajib Pajak Serbu Kantor Samsat
Duet Megawati Hangestri dan Irina Voronkova Menggila di Final Four Proliga 2026, JPE Kuasai Daftar Top Skor