Menurut Prabowo, keputusan tersebut merupakan bentuk keberpihakan terhadap industri nasional agar Indonesia memiliki kemampuan memproduksi kendaraan sendiri tanpa terus bergantung pada produk luar negeri.
"Kalau saya pilih yang murah buatan asing, kapan Indonesia punya jip sendiri?" ucap Prabowo.
"Karena itu, saya pilih yang buatan anak Indonesia, yaitu Maung, yang sekarang dipakai perwira-perwira kita," sambungnya.
Di akhir penyampaiannya, Prabowo menegaskan bahwa potensi Indonesia untuk menjadi negara maju sangat besar. Namun, keberhasilan itu harus ditopang kepemimpinan yang tepat, penggunaan anggaran yang bertanggung jawab, serta kebijakan yang benar-benar berpihak kepada rakyat.
"Kita sebenarnya mampu jika diberi kepemimpinan yang baik, alat yang baik, dan anggaran benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat," tandasnya.***
Artikel Terkait
Program Ganti Atap Rumah Wartawan Berlanjut, Jurnalis Bandung Kini Nikmati Kamar Lebih Sehat dan Adem
Balita Korban Aniaya Ibu Tiri di Bekasi Masih Kritis di PICU, Polisi Ungkap Dugaan Motif Pelaku
BYD Tech Culture Fest 2026 Digelar di Bandung, Warga Bisa Jajal Teknologi Dual Mode dan Kendaraan Elektrifikasi
Kecelakaan Beruntun di Deli Serdang Tewaskan 2 Orang, Truk Pengangkut Galon Diduga Alami Rem Blong
Kejagung Klarifikasi Status Febrie Adriansyah, Tetap Tersangka Meski Sempat Disebut Saksi dalam Sprindik
Kisah Haru Driver Ojol Korban Begal di Tangerang, Istri Kenang Suapan Terakhir Sebelum Maut Menjemput