Pulang Kampung dari Kanada, Keluarga Shaahid Bateson Ikut Rayakan HUT RI di Cikunir

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Senin, 17 Agustus 2026 | 11:17 WIB
Diarak warga di atas kereta kuda, keluarga Shaahid Bateson asal Kanada menyapa ribuan warga seusai pawai Jampana di Desa Cikunir, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (17/8/2026). (Dok. DFK)
Diarak warga di atas kereta kuda, keluarga Shaahid Bateson asal Kanada menyapa ribuan warga seusai pawai Jampana di Desa Cikunir, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (17/8/2026). (Dok. DFK)

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Ada yang berbeda dalam kemeriahan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Cikunir, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (17/8/2026).

Di antara ribuan warga yang berkumpul di Lapangan Pojokdedes, tampak sebuah kereta kuda membawa keluarga dengan wajah yang mungkin tidak asing bagi sebagian warga Kampung Sunia.

Mereka adalah keluarga Shaahid Bateson, warga Kanada yang menikah dengan perempuan asli Kampung Sunia, Aliya Sukmawati.

Setelah puluhan tahun menjalani kehidupan keluarga, keduanya kini dikaruniai tiga anak berdarah campuran Kanada dan Sunda.

Baca Juga: Jadwal Bioskop Tasikmalaya Hari Ini, Film Kado Untuk Ibu hingga Spider-Man Tayang di Tasik XXI

Kedatangan keluarga tersebut menjadi perhatian warga. Terlebih, mereka tidak hanya datang untuk bernostalgia, tetapi sengaja hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan masyarakat Cikunir memperingati hari kemerdekaan Indonesia.

Keluarga Shaahid bahkan ikut diarak menggunakan kereta kuda. Bersama warga Sunia, mereka bergerak menuju lokasi perayaan dengan suasana penuh kegembiraan.

Warga yang memenuhi lapangan pun menyambut antusias. Ada yang melambaikan tangan, mengabadikan gambar, bahkan berusaha menyapa keluarga tersebut.

Suasana semakin menarik ketika Shaahid dan keluarganya membaur dengan masyarakat. Perbedaan bahasa, negara asal dan latar belakang budaya seakan tidak menjadi penghalang untuk menikmati kegembiraan HUT Kemerdekaan RI.

Baca Juga: Dugaan Perundungan Siswa SMK Kebumen Berujung Polisi, Berawal dari Antrean MBG hingga Aksi Kekerasan

Bagi Shaahid, perjalanan ke Cikunir kali ini memiliki arti yang sangat khusus.

"Ini perjalanan kami yang teramat istimewa. Sungguh sangat senang melihat masyarakat berbahagia memeriahkan kemerdekaannya. Ini luar biasa," ungkapnya.

Shaahid juga mengaku terkesan dengan keramahan masyarakat Cikunir yang menerima keluarganya dengan hangat.

Ia menyampaikan doa agar kebaikan dan keramahan warga terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Cikunir.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Polisi dan Warga Lupakan Sekat di Lomba 17-an

Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB
X