nasional

Viral Isu Pertamax Oplosan! Penjual Kopi di Karawang Ngaku Pasrah, Antre BBM Makin Lama, Untung Makin Tipis

Kamis, 27 Februari 2025 | 07:22 WIB
Potret Potret Dirut Pertamina sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi minyak mentah, Riva Siahaan (kiri), dan pedagang kopi di kedai Ulah Coffee di Cilamaya Wetan, Karawang, Tre Ikhwan (kanan). (Dok. Pertamina Patra Niaga - Facebook.com/@h.t.ikhwan)

Berkaca dari hal itu, terdapat keluh kesah dari berbagai lapisan masyarakat terkait adanya dugaan Pertamax oplos yang selama ini dibeli warga pada pom bensin yang berada di bawah naungan PT Pertamina.

Salah satunya, keluhan itu datang dari Tre Ikhwan (42) selaku pedagang kopi di sebuah kedai atau cafe Ulah Coffee di Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang.

Baca Juga: Skandal Korupsi Pertamina Rp193 Triliun! Kejagung Geledah Ditjen Migas, Dirut Riva Siahaan Tersangka, Modusnya Bikin Syok!

Kekecewaan Warga RI yang Kerap Antre Panjang

Tre mengaku sebelumnya kerap mengantre panjang di pom bensin hanya demi motornya terisi dengan bahan bakar minyak (BBM) yang bersubsidi dari pemerintah RI.

Di sisi lain, pria berusia 42 tahun itu juga mengaku kecewa dengan adanya dugaan oplosan Pertamax menjadi Pertalite oleh oknum Pertamina.

“Iya, saya sering mengantre panjang (di pom bensin Pertamina). Dengar kabar Pertamax yang dioplos tentu saya kecewa,” terangnya.

“Kalau tahu begitu, kenapa saya harus antre panjang? Saya bisa membelokan motor saya ke jalur Pertamax, kan isinya sama-sama Pertalite,” lanjut Tre.

Baca Juga: Dirut Pertamina Patra Niaga Tersangka Korupsi Minyak Mentah! Diduga Rugikan Negara Rp193 T, Modusnya Bikin Geleng-geleng!

Pedagang Kopi di Karawang: Oplos Pertamax Itu Tidak Kreatif!

Penyelewengan spek minyak Pertamax menjadi Pertalite yang dituding Kejagung ke Pertamina itu pun disebut Tre sebagai tindakan yang tidak kreatif.

“Itu tidak kreatif, mereka (Pertamina) tidak tahu betapa sering saya memutar otak untuk memperhitungkan ongkos BBM dalam aktivitas jual kopi,” tegas Tre.

Menyikapi isu penyelewengan Pertamax oplosan dari PT Pertamina, pemilik kedai ‘Ulah Coffee’ itu hanya bisa pasrah dengan keadaan.

“Saya hanya bisa pasrah, lalu bagaimana lagi? Beri saja mereka uang jika dibutuhkan. Saya yakin rezeki tidak akan tertukar,” tandas Tre.***

Halaman:

Tags

Terkini