DPR juga berencana untuk menyampaikan usulan ini secara resmi kepada Presiden Prabowo Subianto agar dapat dibawa dalam pertemuan bilateral dengan pihak Kerajaan Arab Saudi.
“Kalau Bapak Presiden punya kesempatan bertemu dengan pihak Saudi, bisa disampaikan bahwa ini langkah yang positif. Tujuannya bukan mengurangi kerja sama, tapi justru memperbaiki manajemen jemaah kita,” tandas Marwan.
Jika disetujui, wacana ini berpotensi mengubah pola penyelenggaraan haji Indonesia ke arah yang lebih efisien dan terencana, sekaligus menekan pengeluaran negara serta biaya yang harus ditanggung oleh para jemaah.***