nasional

Jemaah Haji Indonesia Jalan Kaki dari Muzdalifah ke Mina, Kemenag Ungkap Kronologi dan Lakukan Koordinasi Darurat

Minggu, 8 Juni 2025 | 20:30 WIB
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief memberikan penjelasan kronologi jemaah haji Indonesia jalan kaki dari Muzdalifah ke Mina. (Instagram/kemenag_ri)

Kondisi makin sulit dikendalikan saat permintaan dari Kementerian Haji Arab Saudi dan syarikah meminta PPIH untuk menghentikan arus jalan kaki, namun gelombang pergerakan telah terlanjur terjadi.

“PPIH menerima permintaan dari Kemenhaj dan syarikah untuk menenangkan jemaah dan menghentikan arus jalan kaki, namun sudah tidak dapat dikendalikan,” imbuhnya.

Baca Juga: Tak Semua Jemaah Haji 2025 Mabit di Muzdalifah dan Mina, Ini Alasan dan Penjelasan Resmi Kemenag soal Hukumnya

Dalam situasi darurat tersebut, PPIH langsung melakukan koordinasi intensif dengan otoritas Saudi untuk mempercepat pergerakan bus ke Muzdalifah. Tidak hanya itu, mereka juga meminta bantuan logistik dan perlindungan tambahan bagi jemaah yang masih tertahan.

“Alhamdulillah pada pukul 08.50 WAS, empat kontainer bantuan datang di lokasi jemaah haji Indonesia di Muzdalifah,” kata Hilman.

Bantuan yang diberikan berupa air minum, makanan ringan, dan payung untuk melindungi jemaah dari panas terik. Hilman juga menyampaikan apresiasi atas respons cepat dari pemerintah Arab Saudi.

Baca Juga: Menuju Wukuf Arafah, Kemenag Soroti Kasur di Tenda Jemaah Haji dan Ingatkan Bahaya Panas 50 Derajat Celcius

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Saudi yang sangat responsif memberikan dukungan dalam mengatasi situasi dan dinamika di lapangan,” ujarnya.

Sebagai penutup, Hilman menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh para jemaah.

“Sebagai penanggung jawab Petugas Penyelenggara Ibadah Haji, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan jemaah,” pungkasnya.***

Halaman:

Tags

Terkini