Mediapriangan.com - Pelaksanaan ibadah haji tahun 2025 menghadirkan penyesuaian penting dalam teknis pelaksanaannya.
Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengumumkan dua skema baru: murur dan tanazul, yang membuat sebagian jemaah tidak melakukan mabit atau bermalam di Muzdalifah maupun Mina.
Langkah ini diambil untuk mengurangi kepadatan jemaah di dua titik krusial dalam rangkaian ibadah haji.
PPIH memastikan bahwa pelaksanaan ibadah haji tetap sah secara fikih, meski tidak dilakukan dengan mabit sebagaimana biasanya.
Skema Murur: Lewat Muzdalifah Tanpa Turun
Skema murur memungkinkan jemaah langsung menuju Mina dari Arafah dengan bus tanpa berhenti di Muzdalifah.
Para jemaah akan tetap menjalankan ibadah lempar jumrah setelahnya.
“Dalam riwayat sahih, sejumlah sahabat yang bertugas memberi makan, menggembala, atau kaum perempuan yang khawatir mengalami haid lebih awal, diberi izin oleh Nabi Muhammad SAW untuk tidak mabit di Muzdalifah,” ujar PPIH Arab Saudi, KH M. Ulinnuha di Makkah, dikutip dari laman resmi Kemenag pada Sabtu, 31 Mei 2025.
“Salah satu fatwa dari ulama Mesir menyebutkan bahwa murur dibolehkan karena mustahil bagi jutaan jemaah menempati Muzdalifah dalam waktu bersamaan,” imbuhnya.
Skema ini secara selektif diterapkan kepada sekitar 50 ribu jemaah yang terdiri dari kelompok lansia, penyandang disabilitas, dan mereka yang uzur secara fisik.
Skema Tanazul: Tidak Mabit di Mina, Langsung Kembali ke Makkah
Artikel Terkait
Bahan dari Cirebon, Konsep Tenda di Arafah dan Mina Dirancang Santai Bernuansa Indonesia Sambut Jemaah Calon Haji
Visa Haji Furoda Belum Terbit Jelang Keberangkatan, Timwas DPR Peringatkan Travel Tak Beri Harapan Palsu
Kuota Haji Indonesia 2025 Capai 221 Ribu, Kemenag Sudah Proses 204.770 Visa Jemaah Reguler untuk Tanah Suci
Visa Haji 2025 Resmi Ditutup, Kemenag, 203.279 Visa Reguler Terbit, 41 Lainnya Gagal Diproses karena Waktu Habis
Visa Haji 2025 Resmi Ditutup, Kemenag sebut 203.279 Jemaah Siap Berangkat, 41 Visa Gagal karena Batas Waktu Habis
Visa Haji Furoda Belum Terbit Jelang Puncak Haji 2025, AMPHURI Tegaskan Itu Otoritas Penuh Pemerintah Arab Saudi