Kondisi makin sulit dikendalikan saat permintaan dari Kementerian Haji Arab Saudi dan syarikah meminta PPIH untuk menghentikan arus jalan kaki, namun gelombang pergerakan telah terlanjur terjadi.
“PPIH menerima permintaan dari Kemenhaj dan syarikah untuk menenangkan jemaah dan menghentikan arus jalan kaki, namun sudah tidak dapat dikendalikan,” imbuhnya.
Dalam situasi darurat tersebut, PPIH langsung melakukan koordinasi intensif dengan otoritas Saudi untuk mempercepat pergerakan bus ke Muzdalifah. Tidak hanya itu, mereka juga meminta bantuan logistik dan perlindungan tambahan bagi jemaah yang masih tertahan.
“Alhamdulillah pada pukul 08.50 WAS, empat kontainer bantuan datang di lokasi jemaah haji Indonesia di Muzdalifah,” kata Hilman.
Bantuan yang diberikan berupa air minum, makanan ringan, dan payung untuk melindungi jemaah dari panas terik. Hilman juga menyampaikan apresiasi atas respons cepat dari pemerintah Arab Saudi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Saudi yang sangat responsif memberikan dukungan dalam mengatasi situasi dan dinamika di lapangan,” ujarnya.
Sebagai penutup, Hilman menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh para jemaah.
“Sebagai penanggung jawab Petugas Penyelenggara Ibadah Haji, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan jemaah,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Viral Video 9 Jemaah Haji Diduga Terlantar di Makkah, Kemenag Jelaskan Kronologi Sebenarnya
Kemenag Terapkan Skema Tanazul, 30 Ribu Jemaah Calon Haji Tidak Menginap di Tenda Mina Demi Kurangi Kepadatan
Upaya Kemenag Satukan Pasangan Jemaah Calon Haji yang Terpisah Jelang Puncak Haji di Armuzna, Ini Penjelasannya
Kuota Haji Indonesia 2025 Capai 221 Ribu, Kemenag Sudah Proses 204.770 Visa Jemaah Reguler untuk Tanah Suci
Visa Haji 2025 Resmi Ditutup, Kemenag, 203.279 Visa Reguler Terbit, 41 Lainnya Gagal Diproses karena Waktu Habis
Visa Haji 2025 Resmi Ditutup, Kemenag sebut 203.279 Jemaah Siap Berangkat, 41 Visa Gagal karena Batas Waktu Habis
Kemenag Ingatkan Jemaah Jelang Puncak Haji 2025, Tegaskan Mau ke Toilet Pun, Tas Paspor Jangan Sampai Dilepas!
Jelang Puncak Haji 6 Juni 2025, Kemenag Tegaskan 200 Ribu Lebih Jemaah Indonesia Sudah Kantongi Kartu Nusuk Resmi