Ia menjelaskan bahwa setelah pemeriksaan awal, kabin pesawat dan kompartemen bagasi turut diperiksa secara menyeluruh.
Proses ini melibatkan Tim Gegana POLRI, Tim Penjinak Bom dari Polda, TNI AD dan AU, serta petugas Aviation Security dan Tim PKP-PK bandara.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyatakan bahwa Kemenhub langsung mengambil langkah koordinatif dengan berbagai pihak, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Kemenhub terus berkoordinasi dengan semua pihak yang terlibat baik operator penerbangan, Komite Keamanan Bandar Udara Kualanamu, pemerintah daerah setempat dan pihak terkait lainnya hingga kondisi menjadi aman terkendali,” ujar Lukman, dikutip dari laman resmi Kemenag, Senin, 23 Juni 2025.
Dengan penanganan cepat dan prosedur keamanan yang ketat, seluruh jemaah dalam kedua penerbangan tersebut dinyatakan selamat dan proses pemulangan tetap berjalan sesuai jadwal. Pemerintah memastikan situasi tetap kondusif dan penerbangan jemaah haji berikutnya berlangsung aman.***