Mediapriangan.com - Di tengah proses pemulangan jemaah haji Indonesia tahun 2025, mencuat sebuah nota diplomatik dari Kedutaan Besar Arab Saudi yang menyampaikan lima catatan penting kepada Kementerian Agama (Kemenag).
Nota tersebut dikirimkan pada 16 Juni 2025 dan ditujukan khusus kepada Menteri Agama, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, serta Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri.
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, membenarkan adanya nota diplomatik ini yang menyoroti beberapa persoalan krusial dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
1. Ketidaksesuaian Data Jemaah di Sistem
Catatan pertama menyangkut ketidaksesuaian data antara sistem E-Haj Arab Saudi, Siskohat Kemenag, dan manifest penerbangan.
Dalam beberapa kasus, nama-nama jemaah yang terdata berbeda dengan jemaah yang naik pesawat, diduga akibat pembatalan keberangkatan mendadak karena sakit atau alasan lain.
2. Prosedur Pemberangkatan Jemaah dari Madinah ke Makkah
Gelombang pertama jemaah yang bergerak dari Madinah ke Makkah juga menuai perhatian.
Jemaah ditempatkan di hotel berdasarkan data penerbangan, namun keberangkatan ke Makkah mengikuti data Syarikah.
Sebagian kecil jemaah harus menunggu lebih lama di Madinah, bahkan ada yang diberangkatkan menggunakan mobil kecil secara terpisah, yang dianggap tidak sesuai prosedur.
3. Penempatan Hotel di Makkah Tidak Seragam
Kedubes Arab Saudi juga menyoroti penempatan jemaah di Makkah yang tak sepenuhnya sesuai kloter dan Syarikah.
Beberapa jemaah pindah hotel tanpa melapor ke ketua kloter atau kepala sektor, mengganggu koordinasi menjelang pemberangkatan ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Artikel Terkait
Jemaah Haji Dilarang Bawa Air Zamzam di Kabin Pesawat, Ini Cara Petugas Menyalurkan 5 Liter Galon ke Tiap Jemaah
Afgan Cerita Haji Pertama Berangkat Mendadak, Mengaku Nekat tapi Lancar, Niat Langsung Berangkat Sendiri
Batal Haji karena Visa, Ruben Onsu Jadi Pikiran Ivan Gunawan Selama di Tanah Suci, Begini Kisah Persahabatan Mereka
Cuaca Makkah Tembus 46 Derajat Celsius, PPIH Imbau Jemaah Haji Tak Paksakan Ibadah Sunnah Jelang Pulang ke Tanah Air
441 Jemaah Haji Kloter 5 Asal Garut Tiba, Disambut Haru Keluarga di Pendopo, Tiga Lansia Langsung Dilarikan ke RS
Suhu Panas Makkah Capai 47 Derajat Celsius, Jemaah Haji Diminta Periksa Kesehatan Segera Setelah Tiba di Indonesia