Ia menjelaskan bahwa setelah pemeriksaan awal, kabin pesawat dan kompartemen bagasi turut diperiksa secara menyeluruh.
Proses ini melibatkan Tim Gegana POLRI, Tim Penjinak Bom dari Polda, TNI AD dan AU, serta petugas Aviation Security dan Tim PKP-PK bandara.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyatakan bahwa Kemenhub langsung mengambil langkah koordinatif dengan berbagai pihak, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Kemenhub terus berkoordinasi dengan semua pihak yang terlibat baik operator penerbangan, Komite Keamanan Bandar Udara Kualanamu, pemerintah daerah setempat dan pihak terkait lainnya hingga kondisi menjadi aman terkendali,” ujar Lukman, dikutip dari laman resmi Kemenag, Senin, 23 Juni 2025.
Dengan penanganan cepat dan prosedur keamanan yang ketat, seluruh jemaah dalam kedua penerbangan tersebut dinyatakan selamat dan proses pemulangan tetap berjalan sesuai jadwal. Pemerintah memastikan situasi tetap kondusif dan penerbangan jemaah haji berikutnya berlangsung aman.***
Artikel Terkait
Cuaca Makkah Tembus 46 Derajat Celsius, PPIH Imbau Jemaah Haji Tak Paksakan Ibadah Sunnah Jelang Pulang ke Tanah Air
441 Jemaah Haji Kloter 5 Asal Garut Tiba, Disambut Haru Keluarga di Pendopo, Tiga Lansia Langsung Dilarikan ke RS
Suhu Panas Makkah Capai 47 Derajat Celsius, Jemaah Haji Diminta Periksa Kesehatan Segera Setelah Tiba di Indonesia
ISPA Jadi Pemicu Utama, Lebih dari 72 Ribu Jemaah Haji Indonesia Sakit di Tanah Suci Saat Suhu Tembus 47 Derajat
Ancaman Bom Ganggu Penerbangan Jemaah Haji dari Arab Saudi, Pesawat Saudia Mendarat Darurat di Kualanamu
53 Ribu Lebih Jemaah Haji Telah Tiba di Indonesia, Petugas Minta Jemaah di Makkah Jaga Kesehatan dan Ibadah Ringan
Viral Botol Zamzam Dibuang dari Koper Jemaah Haji Indonesia, Petugas Ungkap Risiko Besar bagi Keselamatan Pesawat
Bocoran Nota Diplomatik Saudi, 5 Catatan Kritis ke Kemenag soal Haji 2025, dari Data Jemaah hingga Larangan Sembelih Dam