Ayah korban, Sersan Mayor Christian Namo, yang juga anggota TNI, menuntut keadilan penuh atas kematian putranya.
“Nyawa saya taruhannya kok, saya mati dulu baru masalah ini selesai,” tegasnya di Bandara El Tari, Kupang, Kamis 7 Agustus 2025, saat menjemput jenazah sang anak.***