Tewasnya Prada Lucky Gegerkan Publik, HNW Desak TNI-Polri Usut Tuntas demi Keadilan dan Soliditas

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 10 Agustus 2025 | 21:13 WIB
Potret Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, turut mendesak TNI dan Polri usut kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo.  (Instagram/hnwahid)
Potret Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, turut mendesak TNI dan Polri usut kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo. (Instagram/hnwahid)

 

Mediapriangan.com - Kasus kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo akibat dugaan penganiayaan memicu perhatian luas, termasuk dari Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW).

HNW menilai peristiwa ini menjadi ujian serius bagi TNI dan Polri untuk membuktikan peran mereka sebagai pengayom, bukan hanya bagi masyarakat, tetapi juga di lingkungan internal.

“TNI dan Polisi kita menjadi teladan, bagaimana mereka menghadirkan konsolidasi, menghadirkan, kalau mereka diharap menjadi pengayom masyarakat, menjadi pembela negara, tentulah mereka harus menjadi pengayom di antara mereka sendiri, pembela diantara mereka sendiri,” ujar HNW di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat 8 Agustus 2025.

Baca Juga: Puspom TNI Bongkar Kasus Kematian Prada Lucky, Ungkap 4 Prajurit Jadi Tersangka, 16 Lainnya Masih Diselidiki

HNW mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan antar lembaga.

“Jangan sampai justru menghadirkan kesan kondisi tidak solid, kondisi saling terjadi, saling mencederai,” tambahnya.

Terkait dugaan kekerasan yang menewaskan Prada Lucky, HNW menegaskan perlunya proses hukum yang adil dan transparan.

Baca Juga: Ayah Prada Lucky Namo Murka, Tantang Siapapun Demi Keadilan atas Dugaan Penganiayaan yang Merenggut Nyawa Putranya

“Karena ini sudah terjadi, hukum harus ditegakkan seadil-adilnya, setransparan mungkin,” kata dia.

Menurutnya, penegakan hukum yang tegas akan mengembalikan kepercayaan publik.

“Bahwa masyarakat percaya hukum ada di Indonesia, masyarakat percaya hukum diberlakukan kepada siapapun dan dengan cara itu mudah-mudahan akan mengembalikan juga soliditas di internal TNI maupun juga di lembaga negeri lainnya,” ujarnya.

Baca Juga: Menkumham Buka Suara soal Satria Arta Kumbara, Eks TNI AL yang Jadi Tentara Asing dan Ingin Kembali Jadi WNI!

Prada Lucky meninggal dunia pada Rabu, 6 Agustus 2025 di RSUD Aeremo, Kabupaten Nagekeo, NTT, setelah menjalani perawatan intensif akibat dugaan kekerasan dari seniornya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X