nasional

5 Fakta Terbaru Demo Ojol 17 September 2025, Matikan Aplikasi, 6.118 Personel Dikerahkan hingga Desakan Copot Menhub

Rabu, 17 September 2025 | 20:52 WIB
Menyoroti aksi demonstrasi pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 17 September 2025. ( Instagram.com/@keluhkesahojol.id)

Ketua Umum GARDA Indonesia, Igun Wicaksono, meminta masyarakat mencari transportasi alternatif karena banyak pengemudi akan mematikan aplikasi sebagai bentuk protes.

"Sebagian besar transportasi online akan mematikan aplikasi secara masif sebagai bentuk solidaritas," jelas Igun.

Baca Juga: Fakta Menarik Melis Demir, Libero Manisa BBSK Rekan Megawati Hangestri yang Bikin Terpukau, Cek Juga Biodatanya

4. Desakan 7 Tuntutan Utama

Aksi ini membawa tujuh tuntutan utama, mulai dari dorongan agar RUU Transportasi Online masuk Prolegnas 2025–2026, pemangkasan potongan aplikator menjadi 10 persen, hingga audit atas potongan 5 persen yang dinilai merugikan driver.

Mereka juga meminta penghapusan program seperti Aceng, Slot, Multi Order, dan Member Berbayar.

Tuntutan paling keras adalah agar Kapolri mengusut tuntas tragedi Affan Kurniawan serta mendesak pencopotan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

Baca Juga: Mitsubishi Fuso Garut Hadirkan Promo Spesial 55 Tahun, DP Murah, Hadiah Langsung dan 'FUSO Jalan-Jalan Merdeka'

5. Sorotan Media Asing

Media internasional seperti Channel News Asia (CNA) turut menyoroti aksi ini. CNA melaporkan ribuan driver akan turun ke jalan menuntut perlindungan hukum yang lebih kuat dan mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret.

Hingga siang hari, situasi di sekitar Istana dilaporkan kondusif. Publik kini menantikan respons pemerintah dan DPR terhadap tuntutan para pengemudi ojol.***

Halaman:

Tags

Terkini