nasional

Isu Kilang Minyak Memanas, Pertamina Bantah ‘Malas Bangun Kilang’, Bahlil Pilih Fokus Awasi Proyek Balikpapan

Minggu, 5 Oktober 2025 | 10:01 WIB
Pertamina ikut tanggapi pernyataan Menkeu Purbaya soal pembangunan kilang minyak. (Instagram/kilangpertaminainternasional)

Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Didesak Dihentikan, Tapi Luhut, Puan, dan BGN Kompak Evaluasi, Bukan Berhenti!

Tawaran Investor dari China dan Respons Pertamina

Menkeu Purbaya juga mengungkap pernah menawarkan investor asal China kepada Pertamina dengan skema kerja sama menarik, yaitu masa operasi 30 tahun, kemudian aset kilang akan diserahkan gratis kepada Indonesia.

Namun, menurut Purbaya, Pertamina menolak tawaran tersebut dengan alasan sudah “overcapacity.”

“Pertamina bilang keberatan dengan usul tersebut karena sudah overcapacity. Saya kaget, overcapacity apa? Rencana tujuh kilang baru saja belum ada yang jadi,” ujarnya dengan nada kecewa.

Baca Juga: 14 Santri Tewas dan 49 Masih Hilang dalam Tragedi Ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Tim SAR Terus Cari Korban

Proyek Energi Strategis Masih Jadi Sorotan

Meski polemik ini memunculkan tensi antarpejabat, publik menilai isu ini membuka ruang evaluasi besar terhadap strategi kemandirian energi nasional.

Pertamina berkomitmen melanjutkan proyek kilang Balikpapan hingga rampung, sementara Kementerian ESDM memastikan pengawasan berjalan sesuai target.

Kini, semua mata tertuju pada 2026, tahun di mana kinerja produksi kilang Balikpapan diharapkan menjadi tonggak baru menuju kedaulatan energi Indonesia.***

Halaman:

Tags

Terkini