Tawaran Investor dari China dan Respons Pertamina
Menkeu Purbaya juga mengungkap pernah menawarkan investor asal China kepada Pertamina dengan skema kerja sama menarik, yaitu masa operasi 30 tahun, kemudian aset kilang akan diserahkan gratis kepada Indonesia.
Namun, menurut Purbaya, Pertamina menolak tawaran tersebut dengan alasan sudah “overcapacity.”
“Pertamina bilang keberatan dengan usul tersebut karena sudah overcapacity. Saya kaget, overcapacity apa? Rencana tujuh kilang baru saja belum ada yang jadi,” ujarnya dengan nada kecewa.
Proyek Energi Strategis Masih Jadi Sorotan
Meski polemik ini memunculkan tensi antarpejabat, publik menilai isu ini membuka ruang evaluasi besar terhadap strategi kemandirian energi nasional.
Pertamina berkomitmen melanjutkan proyek kilang Balikpapan hingga rampung, sementara Kementerian ESDM memastikan pengawasan berjalan sesuai target.
Kini, semua mata tertuju pada 2026, tahun di mana kinerja produksi kilang Balikpapan diharapkan menjadi tonggak baru menuju kedaulatan energi Indonesia.***
Artikel Terkait
Polemik Subsidi LPG 3 Kg, Misbakhun Tegur Menkeu Purbaya, Bahlil Singgung Soal Data yang Dinilai Salah Baca
IKN Dikebut Jadi Ibu Kota Politik 2028, Basuki Lapor ke Istana dan Menkeu Purbaya Siapkan 3 Skema Pembiayaan
Jadwal Film Bioskop Citimall Garut XXI, Tayang Tiga Film Unggulan Untuk Akhir Pekan Ini, Sabtu 4 Oktober 2025
Menkeu Purbaya Wacanakan Pemutihan Produsen Rokok Ilegal, Negara Siapkan Skema Cukai Baru yang Lebih Adil
DPD PKS Ciamis Sambangi PUI, Bahas Kolaborasi Keummatan dan Dukungan Nilai-Nilai Islam di Kabupaten Ciamis
Kasus Chromebook Rp1,98 Triliun, Nadiem Makarim Ditetapkan Tersangka, Ibunda Atika Algadri Tak Kuasa Menahan Tangis