nasional

Gaya Bicara Menkeu Purbaya vs Dedi Mulyadi Jadi Sorotan, Helmy Yahya Sebut Adu Komunikasi Dua Tokoh Kuat Indonesia

Sabtu, 25 Oktober 2025 | 17:07 WIB
Helmy Yahya menilai adu pendapat antara Menkeu Purbaya vs Dedi Mulyadi adalah pertemuan dua gaya komunikasi publik yang kuat. (IG: Menkeu Purbaya - Dedi Mulyadi)

Perseteruan keduanya pun ramai diperbincangkan di media sosial. Warganet terbelah, sebagian menilai perdebatan ini bentuk keterbukaan, sementara yang lain melihatnya sebagai refleksi perbedaan pandangan dalam mengelola keuangan publik.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Sindir Langkah Pemda Jabar Simpan Dana di Giro, Sebut Malah Lebih Rugi dan Bisa Diperiksa BPK

Dalam kanal YouTube miliknya, Helmy Yahya Bicara, Sabtu 25 Oktober 2025, pengamat politik sekaligus influencer Helmy Yahya ikut menyoroti dinamika dua tokoh tersebut.

Helmy Yahya melihat bukan hanya substansi yang menarik, tetapi juga gaya komunikasi yang menjadi daya tarik tersendiri di mata publik.

“Menkeu Purbaya dan Dedi Mulyadi kebetulan baru-baru ini saya pikir mereka berdialog walaupun tidak bertemu,” kata Helmy.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Tantang Menkeu Purbaya Soal Dana APBD Jabar Rp4,17 T di Bank, Benarkah Ada Uang Mengendap?

“Mereka saling mengadu kemampuan mereka dalam menyampaikan sesuatu. Dan sesuatu ini menyangkut keuangan negara dan daerah,” imbuhnya.

Helmy menggambarkan Purbaya sebagai sosok dengan gaya “koboi”, tegas, berani, dan tak ragu berbicara apa adanya.

“Awalnya orang menganggap beliau ini arogan, tapi kemudian kini dicintai oleh banyak masyarakat di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Sebut Staf KDM Mungkin Ngibul, Data APBD Jabar Rp4,1 Triliun di Bank Klaimnya Sesuai Laporan BI

“Purbaya bahkan sekarang bilang dirinya tidak peduli dengan apapun, karena di belakangnya ada pak Presiden Prabowo. Jalan terus, katanya demi meningkatkan perputaran ekonomi Indonesia,” jelas Helmy.

Sementara itu, Helmy menilai Dedi Mulyadi memiliki keunggulan lain, spontanitas dan kedekatan emosional dengan rakyat.

“Video-video beliau saat berinteraksi dengan masyarakat itu luar biasa. Saya lihat berkali-kali menyaksikan beliau pidato secara spontanitas, berjam-jam, tanpa teks, runtun, ada lucunya, ada mengharukannya,” ungkap Helmy.

Helmy pun menutup dengan pandangan positif terhadap keduanya.

“Jadi menurut saya dua orang ini jadi dua putra bangsa terbaik dengan publik speaking yang luar biasa,” tukasnya.***

Halaman:

Tags

Terkini