Baca Juga: Ijazah SMA Gibran Jadi Sorotan, Roy Suryo Siapkan Buku Gibran Black Paper yang akan Dirilis Bertahap
Terkait keputusannya mengunggah rekaman CCTV ke media sosial, Sherly Annavita mengaku hal tersebut dilakukan karena ancaman sudah melibatkan keluarganya.
"Karena ancamannya sudah melibatkan keluarga (mengirimkan identitas adik). Setelah sebelumnya banyak sekali direct message (DM) teror yang punya tingkat kemiripan," sebutnya.
"Jadi kalau ada hal-hal aneh terjadi setelah ini, teman-teman juga setidaknya sudah tahu urutan peristiwanya," imbuhnya.
Pada akhir pernyataannya, Sherly Annavita menyampaikan pesan reflektif kepada publik agar berbagai peristiwa yang terjadi dapat menjadi momentum kebersamaan.
"Mari jadikan momen bencana alam di Sumatera, teror terhadap para penggiat sosial dan pergantian tahun ini sebagai momentum untuk sama-sama menyatukan komitmen membangun bangsa dengan fair," terangnya.
"Baik dan benar agar cita-cita mewujudkan Indonesia yang Adil dan Makmur itu bisa segera terwujud nyata," tandas Sherly.***