Mediapriangan.com - Isu hukum yang menyeret komika Pandji Pragiwaksono kembali mencuat setelah dirinya mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberikan klarifikasi terkait materi stand up comedy berjudul Mens Rea yang menuai pelaporan dari sejumlah kalangan.
Langkah Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya dilakukan untuk merespons undangan klarifikasi dari kepolisian, sekaligus mencari kejelasan mengenai pihak-pihak yang melaporkan dirinya serta substansi aduan yang diajukan atas materi komedi tersebut.
Berdasarkan catatan yang diterima Polda Metro Jaya, terdapat lima laporan polisi dan satu aduan masyarakat yang berkaitan dengan tayangan Mens Rea di platform streaming Netflix sejak akhir Desember 2025.
Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Tabayyun ke MUI, Komitmen Perbaiki Materi Mens Rea Disorot Publik
Dalam kedatangannya, Pandji Pragiwaksono turut didampingi aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Haris Azhar.
Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan proses klarifikasi atas Mens Rea berjalan terbuka dan proporsional.
“Kami nanti coba ngobrol, termasuk poinnya polisi mau klarifikasi ke Pandji," kata Haris.
"Pandji juga mau klarifikasi, lima (pelapor) itu siapa saja, apa saja yang dilaporkan, begitulah klarifikasi," tegasnya.
Selain soal laporan, Haris menyebut kliennya juga siap menjelaskan rangkaian peristiwa terkait Mens Rea, termasuk komunikasi yang telah dilakukan dengan pimpinan Majelis Ulama Indonesia beberapa hari sebelumnya.
"Kalau ditanya (hasil pertemuan dengan MUI) kami sampaikan, kalau tidak ditanya kita sampaikan juga, cerita-cerita saja, ngobrol saja," lanjut Haris.
Sementara itu, pihak Polda Metro Jaya dijadwalkan mendalami keterangan awal sebelum menentukan langkah lanjutan atas laporan yang masuk.
Baca Juga: Sorotan Kasus Pandji Pragiwaksono, Arie Kriting Tegaskan Batas Komedi soal Penistaan Agama
Pandji sendiri menegaskan akan menyampaikan hasil klarifikasi setelah seluruh proses selesai.
"Yang disampaikan akan lebih seru dan menyenangkan setelah melewati prosesnya, nanti ketemu lagi sore," tandasnya.***