nasional

Dulu Dianggap Ramalan, Ceramah Cak Nun 2012 Ini Kini Dikaitkan dengan Perang Israel Iran

Selasa, 3 Maret 2026 | 19:21 WIB
Menyoroti penuturan penceramah, Cak Nun yang pernah ungkap analisis tajamnya terkait konflik perang AS-Israel vs Iran. (Instagram.com/@realdonaldtrump - YouTube.com/CakNun)

Mediapriangan.com - Di tengah memanasnya konflik Timur Tengah, publik media sosial kembali menyoroti ceramah Cak Nun 2012 yang menyinggung kemungkinan perang Israel Iran.

Video lama tersebut direkam dalam sebuah pengajian di Masjid Raya Klaten pada 22 Oktober 2012 dan kini kembali beredar luas.

Ceramah Cak Nun 2012 itu ramai diperbincangkan setelah eskalasi konflik Timur Tengah melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran kian meluas.

Situasi memanas menyusul serangan yang diklaim menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, sebagaimana dikonfirmasi media pemerintah Iran pada 1 Maret 2026.

Baca Juga: Evan Haydar Cemas Perang Israel Iran Meluas, WNI di Jerman Serius Pertimbangkan Pulang ke Indonesia  

Dalam potongan video yang viral, Cak Nun telah menyinggung potensi perang Israel Iran jauh sebelum situasi terkini terjadi.

"Suatu hari Iran akan diserang oleh Israel dan Amerika," kata Cak Nun dalam acara bertajuk Islam Rahmatan Lil Alamin di Klaten, Jawa Tengah, pada 22 Oktober 2012 silam.

Ia juga menyinggung kemungkinan keterlibatan Arab Saudi dalam pusaran konflik Timur Tengah tersebut.

"Dan nanti Arab Saudi bisa dipastikan akan membela Israel," tambahnya.

Baca Juga: Kemenhaj Kota Tasikmalaya Imbau Jamaah Umroh Tunda Keberangkatan ke Tanah Suci

Pernyataan dalam ceramah Cak Nun 2012 itu kini dipandang sebagian warganet sebagai analisis geopolitik yang relevan dengan perkembangan perang Israel Iran saat ini.

Apalagi, ketegangan terbaru dilaporkan turut menyeret sektor energi di kawasan Teluk, termasuk Arab Saudi dan Qatar.

Tak hanya membahas aspek militer dalam konflik Timur Tengah, Cak Nun juga mengulas dampak sosial dan politik yang bisa menjalar hingga Indonesia apabila perang Israel Iran benar-benar meluas.

"Pertanyaannya untuk Indonesia, Indonesia bela mana? Bela Iran apa bela Israel?" tuturnya.

Halaman:

Tags

Terkini