Baca Juga: Pertengahan Ramadan, air tanjung Kawalu diserbu warga, berkah penjualan air asin meningkat tajam
"Kita pasti akan bertengkar sendiri nanti, separuh bela Iran separuh Israel atau nggak bela siapa-siapa karena nggak ngerti," sebut Cak Nun.
Lebih jauh dalam ceramah Cak Nun 2012 tersebut, ia menyoroti dampak psikologis umat yang menurutnya tak kalah penting dari benturan fisik dalam konflik Timur Tengah.
Cak Nun menyebut provokasi dapat berlangsung dalam berbagai bentuk.
"Israel itu juga melakukan provokasi yang luar biasa di Arab Saudi dengan meningkatkan faham-faham yang kemudian menguasai Masjid Nabawi dan Masjidil Haram," terangnya.
"Tujuannya sederhana, yakni memutus hubungan batin antara umat Islam dengan Rasulullah SAW," paparnya.
Menurut Cak Nun, strategi dalam perang Israel Iran dan konflik Timur Tengah tidak hanya berbentuk serangan militer, melainkan juga menyasar aspek psikologis dan batin umat.
"Pokoknya kuncinya di strategi Amerika dan Israel itu adalah putuskan hubungan hati cinta antara umat dengan Rasulullah," jelas Cak Nun.
"Jadi tingkat provokasinya dari adu domba fisik sampe psikologi dan batin. Dan ini serius," tandasnya.***
Artikel Terkait
Dubai Diserang Rudal Iran, Tresnany Moonlight Ungkap 137 Roket dan Suasana Mencekam
Ali Khamenei Gugur Diserang AS-Israel, Pesan Terakhirnya Picu Sorotan Dunia
Try Sutrisno Wapres ke-6 RI Meninggal Dunia, Jejak Karier Militer dan Politik Jadi Sorotan
IRIB Diretas, Siaran TV Iran Tiba-tiba Tampilkan Pidato Donald Trump dan Benjamin Netanyahu
Korsleting listrik PLN di Kepanikan Warga Bantul Viral, Ini Penjelasan Polisi soal Kronologi
Jakarta Popsivo Polwan Juara Putaran Kedua Babak Regular, Siap Guncang Final Four Proliga 2026