IRIB Diretas, Siaran TV Iran Tiba-tiba Tampilkan Pidato Donald Trump dan Benjamin Netanyahu

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 2 Maret 2026 | 22:45 WIB
Siaran TV Iran IRIB diretas, pidato Donald Trump dan Benjamin Netanyahu muncul mendadak di layar publik. (X.com/@EricDaugh)
Siaran TV Iran IRIB diretas, pidato Donald Trump dan Benjamin Netanyahu muncul mendadak di layar publik. (X.com/@EricDaugh)

 

IRAN, Mediapriangan.com - Siaran televisi nasional Iran mendadak berubah arah ketika pidato Donald Trump dan Benjamin Netanyahu muncul di layar publik. Insiden IRIB diretas ini langsung memicu perhatian luas dan memunculkan berbagai spekulasi terkait keamanan penyiaran di negara tersebut.

Peristiwa IRIB diretas dilaporkan terjadi pada Minggu, 1 Maret 2026 waktu setempat. Saat itu, saluran TV Iran tengah menayangkan program olahraga, sebelum tayangan reguler tiba-tiba terpotong dan digantikan rekaman pidato Donald Trump yang disertai terjemahan bahasa Persia.

Informasi awal mengenai IRIB diretas beredar melalui media sosial. Akun X @EricLDaugh menuliskan, "TV Iran dilaporkan telah diretas untuk menayangkan Presiden Trump yang menyerukan rakyat Iran untuk bangkit dan 'merebut kembali' negara mereka," tulis postingan tersebut.

Baca Juga: Try Sutrisno Wapres ke-6 RI Meninggal Dunia, Jejak Karier Militer dan Politik Jadi Sorotan

Tak hanya pidato Donald Trump, tayangan tersebut juga memunculkan pidato Benjamin Netanyahu yang ditujukan kepada masyarakat Iran. Akun X @nicksortor menyebut, "(Berisi pidato) yang menyerukan rakyat Iran untuk bangkit melawan rezim," tulis akun X @nicksortor yang turut membagikan postingan serupa.

Laporan dari Iran International memperkuat kabar IRIB diretas. Media tersebut menyebutkan bahwa saluran satelit milik televisi pemerintah Iran itu diduga mengalami peretasan TV Iran selama sekitar 10 menit.

"Trump dan Netanyahu terlihat berbicara kepada warga Iran, disertai pesan yang mendesak mereka untuk "merebut kendali atas nasib sendiri" dan bangkit melawan rezim yang berkuasa di Teheran," demikian tertulis dalam laporan tersebut.

Baca Juga: Ali Khamenei Gugur Diserang AS-Israel, Pesan Terakhirnya Picu Sorotan Dunia

Dalam tayangan yang beredar, pidato Donald Trump dan Benjamin Netanyahu disertai pesan teks yang mengajak warga untuk mengambil alih kendali dari pemerintahan yang berkuasa. Beberapa cuplikan bahkan menampilkan rekaman serangan militer yang dikaitkan dengan operasi gabungan Amerika Serikat dan Israel.

Iran International juga menyoroti konteks politik di balik insiden IRIB diretas tersebut. "Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah," terang Iran Internasional.

Peristiwa peretasan TV Iran ini disebut-sebut terjadi tidak lama setelah kabar wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang dilaporkan berkaitan dengan serangan gabungan AS-Israel pada akhir Februari 2026.

Baca Juga: Dubai Diserang Rudal Iran, Tresnany Moonlight Ungkap 137 Roket dan Suasana Mencekam

Sejumlah pengamat menilai kemunculan pidato Donald Trump dan Benjamin Netanyahu di layar televisi nasional Iran sebagai simbol tekanan politik yang serius. Iran International bahkan menyebut insiden IRIB diretas sebagai bentuk "penghinaan besar" bagi otoritas setempat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X