IRAN, Mediapriangan.com - Kabar wafatnya Ali Khamenei akibat serangan AS-Israel di Teheran mengguncang kawasan Timur Tengah dan memicu reaksi luas di berbagai negara. Di tengah polemik tersebut, pesan terakhir yang pernah disampaikan Ali Khamenei kembali beredar dan menjadi sorotan publik.
Pemerintah Iran secara resmi menuding serangan AS-Israel sebagai aksi pembunuhan terencana terhadap Ali Khamenei. Melalui pernyataan tertulis pada Senin, 2 Maret 2026, Kementerian Luar Negeri Iran mengecam keras serangan yang disebut melanggar hukum internasional.
"Tindakan teroris oleh AS dan rezim Zionis (Israel), yang melakukan pembunuhan terencana terhadap Pemimpin Tertinggi serta pejabat tinggi lainnya melalui agresi militer terhadap keutuhan wilayah dan kedaulatan nasional negara (Iran)," tulis Kemlu Iran.
Baca Juga: Dubai Diserang Rudal Iran, Tresnany Moonlight Ungkap 137 Roket dan Suasana Mencekam
"(Hal ini) merupakan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap seluruh prinsip dan norma internasional," tambahnya.
Serangan AS-Israel yang diklaim menargetkan Teheran itu disebut terjadi dalam eskalasi ketegangan yang meningkat tajam beberapa waktu terakhir.
Wafatnya Ali Khamenei bukan hanya menjadi peristiwa politik, tetapi juga meninggalkan duka mendalam bagi sebagian masyarakat Iran yang mengenalnya sebagai figur sentral negara.
Di tengah kabar wafatnya Ali Khamenei, rekaman pesan terakhir yang pernah ia sampaikan kembali viral di media sosial. Dalam pidatonya, Ali Khamenei menyinggung kemungkinan dirinya menjadi target dalam konflik dengan AS-Israel.
Baca Juga: Kasus Lahan Kompensasi PT BSI di Bondowoso Masuk Tahap Pemeriksaan KPK, Jack Center Desak Penuntasan
"Saya sudah tua, tubuhku tak berharga lagi. Dalam perang ini, aku hanya menonton dari kursi," tutur Khamenei.
Ia juga menyampaikan sikap tegas terkait serangan AS-Israel dan dampaknya terhadap Iran.
"Jika Israel berpikir bahwa dengan membunuhku mereka akan menang, itu adalah kesalahan mereka," terangnya.
Dalam pesan terakhir tersebut, Ali Khamenei menekankan bahwa perjuangan Iran tidak bergantung pada satu individu. Menurutnya, generasi muda memiliki peran utama dalam menghadapi tekanan eksternal.
Artikel Terkait
Hasil Proliga 2026 Putri, Jakarta Electric PLN Mobile Bungkam Jakarta Livin Mandiri, Tiket Final Four Terkunci!
Drama Proliga 2026 Seri Bogor, Rekap Lengkap Hasil Pertandingan Penentu Final Four Putri
Top Skor Proliga 2026 Putri, Neriman Ozsoy Tak Terbendung, Megawati Hangestri Gagal Tembus 200 Poin, Cek Daftarnya
Walau Penjualan Menurun, Pedagang Beduk Ramadan di Kota Tasikmalaya Tetap Bertahan
Kota Tasikmalaya Miliki Risiko Bencana Cukup Tinggi, BPBD Fokus Perkuat Mitigasi dalam RKPD 2027
Gondola Terjebak Cuaca Ekstrem di Surabaya, Petugas Pembersih Kaca Apartemen Meninggal Dunia