Peran BRI dalam pembiayaan perumahan tersebut turut memperkuat penyaluran KPR Subsidi, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan akses hunian layak dan terjangkau. Langkah ini sekaligus mendukung pencapaian Program 3 Juta Rumah.
Di sisi lain, BRI menegaskan siap memenuhi target penyaluran KUR Perumahan hingga akhir tahun.
“KUR Perumahan adalah program bersubsidi. Jadi, pricing atau bunga yang diberikan kepada nasabah hanya 6% per tahun atau sekitar 0,5% per bulan. Karena itu, cicilannya masih sangat terjangkau. Hal tersebut membuat masyarakat antusias. Kalau kita lihat, pertumbuhan penyalurannya juga cukup tinggi dan saya rasa akan terus berlanjut sampai akhir tahun,” jelas Hery Gunardi.
Dengan capaian tersebut, BRI terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses KPR Subsidi. BBRI juga memiliki peran penting dalam mendorong pembiayaan perumahan yang lebih inklusif.
Komitmen tersebut mempertegas posisi BRI sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pemerataan akses hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu agenda prioritas nasional.***