nasional

Viral Dugaan Candi Raksasa di Cimahi, Benarkah Lebih Besar dari Borobudur? Ini Fakta yang Perlu Diketahui

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:34 WIB
Mengintip viralnya dugaan penemuan candi di Cimahi, Jawa Barat yang ukurannya disebut lebih jumbo dari Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. (Instagram.com/wearehistorian - Dok. UMSU)

Luas kawasan ini mencapai sekitar 3.981 hektare atau sekitar delapan kali lebih luas dibanding kawasan Candi Borobudur. Para ahli memperkirakan kompleks tersebut dibangun antara abad ke7 hingga abad ke12 dan pernah menjadi pusat pembelajaran agama HinduBuddha pada masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya serta Melayu Kuno.

Pada 2009, kawasan Candi Muaro Jambi telah masuk dalam daftar tentatif Warisan Dunia UNESCO.

Baca Juga: Gerakan Pangan Murah Diserbu Warga Tasikmalaya, Bahan Pokok Dijual di Bawah Harga Pasar

Candi Borobudur

Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, merupakan candi Buddha terbesar di dunia sekaligus salah satu ikon warisan budaya Indonesia.

Bangunan yang didirikan pada abad ke8 pada masa Dinasti Syailendra ini memiliki panjang sekitar 121,66 meter, lebar 121,38 meter, dan tinggi sekitar 35,4 meter. Pembangunannya diperkirakan berlangsung selama sekitar 75 tahun hingga selesai pada masa pemerintahan Raja Samaratungga.

UNESCO menetapkan Borobudur sebagai Warisan Dunia pada 1991 karena nilai sejarah, arsitektur, dan kebudayaannya yang luar biasa.

Baca Juga: BTPN Syariah Bukukan Laba Bersih Rp655 Miliar, Fokus Ultra Mikro Terus Diperkuat

Candi Prambanan

Selain Borobudur, Indonesia juga memiliki Candi Prambanan yang merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Tanah Air. Candi ini dibangun sebagai tempat pemujaan Trimurti, yakni Dewa Siwa, Brahma, dan Wisnu.

Kompleks Prambanan memiliki luas sekitar 39,8 hektare dan terdiri atas tiga zona utama, yakni pelataran luar, tengah, dan dalam. Para arkeolog memperkirakan pembangunannya dimulai sekitar pertengahan abad ke9.

Terletak di wilayah Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Candi Prambanan juga telah menyandang status Warisan Dunia UNESCO sejak 1991.

Hingga kini, klaim mengenai dugaan penemuan candi di Cimahi masih menunggu hasil penelitian resmi. Publik diharapkan tetap mengedepankan sikap kritis dan menunggu informasi dari lembaga berwenang sebelum menyimpulkan kebenaran kabar yang beredar di media sosial.***

Halaman:

Tags

Terkini