nasional

Stasiun Karet Resmi Ditutup, Penumpang Dialihkan ke BNI City dan Keluhkan Kepadatan Jalur

Selasa, 1 September 2026 | 20:26 WIB
Penutupan Stasiun Karet membuat penumpang beralih ke Stasiun BNI City. Kepadatan dan jalur sempit menjadi sorotan pengguna KAI Commuter. (Threads/pdwisepthya)

Pengguna LRT Ikut Soroti Akses

Dampak perubahan akses juga dirasakan pengguna moda transportasi lain yang terhubung dengan kawasan tersebut. Salah satu warganet menilai perpindahan arus penumpang KRL menuju Stasiun BNI City dapat membuat akses menuju LRT Jabodebek semakin tidak nyaman.

Pemilik akun Threads @weilyzhan mempertanyakan pola integrasi yang menurutnya justru membuat pengguna harus berpapasan dengan penumpang KRL dalam area yang sama.

“Integrasinya selalu buat ga nyaman, apalagi di Sudirman mau ke LRT Jabodebek harus bertabrakan dengan penumpang KRL, emang ga paham ama pembuat integrasi kayak gitu namanya integrasi apa,” posting pemilik akun Threads @weilyzhan.

Penutupan Stasiun Karet sendiri merupakan bagian dari rencana integrasi dengan Stasiun BNI City. KAI Commuter menyebut penataan tersebut ditujukan untuk meningkatkan pelayanan Commuter Line Jabodetabek.

Baca Juga: Kebakaran Batu Ceper Jakarta Pusat Hanguskan 114 Rumah, 310 KK Terdampak dan Penyebab Masih Diselidiki

KAI Commuter Alihkan Operasional

Informasi mengenai pengalihan operasional disampaikan KAI Commuter melalui akun Threads Commuterline. Pengguna diinformasikan bahwa seluruh kegiatan operasional di Stasiun Karet dialihkan ke Stasiun BNI City mulai 1 September 2026.

“Rekan Commuters sehubungan dengan peningkatan layanan integrasi untuk pengguna Commuter Line Jabodetabek di Stasiun Karet dan Stasiun Sudirman Baru/BNI City,” melalui Threads.

“Mulai 1 September 2026, seluruh operasional di Stasiun Karet akan dialihkan ke Stasiun Sudirman Baru/BNI City,” tambah akun KAI pada 30 Agustus 2026.

Baca Juga: Viral MBG Anak TK di Bogor Pakai Minuman Rasa Susu, Kandungan Air 86 Persen Jadi Sorotan

Dalam rencana integrasi tersebut, penataan tidak hanya berkaitan dengan perpindahan aktivitas penumpang. Kawasan sekitar stasiun juga akan dibenahi untuk mendukung alur perjalanan dan aspek keselamatan.

Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan pengembangan kawasan integrasi akan mencakup akses dari sisi Stasiun Karet hingga kawasan terowongan Kendal.

“Penataan kawasan integrasi juga akan menghadirkan aksesibilitas di sisi Stasiun Karet dan aksesibilitas di sisi terowongan Kendal," jelasnya, dalam keterangan resmi pada Senin, 31 Agustus 2026.

Baca Juga: Vonis Ibam Naik Jadi 5 Tahun dalam Kasus Korupsi Chromebook, Uang Pengganti Rp5 Miliar

Halaman:

Tags

Terkini