Mediapriangan.com - Timnas U-23 Indonesia mulai mematangkan persiapan menuju SEA Games 2025 di Thailand, yang akan digelar pada 3–20 Desember mendatang. Skuad Garuda Muda menargetkan mempertahankan medali emas yang diraih dua tahun lalu di Kamboja.
Pelatih Indra Sjafri telah memanggil 32 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) tahap pertama di Jakarta, berlangsung pada 2–14 Oktober 2025.
Beberapa nama familiar seperti Ivar Jenner dan Rafael Struick turut ambil bagian. Namun, gelandang muda andalan, Marselino Ferdinan, belum dipanggil karena masih dalam tahap pemulihan cedera.
Indra menegaskan Marselino tetap menjadi bagian dari rencana jangka panjang tim. Pemain AS Trencin asal Surabaya itu masuk dalam daftar 50 nama pemain yang telah didaftarkan untuk SEA Games 2025.
“Belum dipanggil, bukan tidak dipanggil. Dia masuk ke dalam 50 pemain yang kita daftarkan dan kita terbuka dengan daftar tersebut,” ujar Indra Sjafri saat latihan terbuka di Stadion Madya GBK, Jumat (3/10/2025).
Menurut Indra, daftar tersebut bersifat dinamis. Artinya, Marselino berpeluang besar kembali ke skuad utama apabila kondisi fisiknya benar-benar pulih.
Sementara itu, pelatih timnas senior, Patrick Kluivert, juga belum memanggil Marselino dalam daftar pemain untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Manajer tim, Sumardji, menyebut sang gelandang masih dalam proses terapi cedera hamstring yang dialami saat menghadapi Lebanon.
“Saya ketemu dia di terapi. Dia masih proses penyembuhan,” kata Sumardji, Kamis (2/10/2025).
Pemusatan Latihan Dua Tahap dan Komposisi Pemain
TC Timnas U-23 dijadwalkan berlangsung dalam dua tahap, Oktober dan November 2025. Setelah proses seleksi, Indra akan menentukan 23 pemain final, termasuk dua penjaga gawang, yang akan diberangkatkan ke Thailand.
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi Gratis Didesak Dihentikan, Tapi Luhut, Puan, dan BGN Kompak Evaluasi, Bukan Berhenti!
Profil Anastasia Lyashko, Pevoli Cantik Asal Rusia yang Kini Jadi Bintang Baru di Karsiyaka SK Rival Manisa BBSK Turki
Kisah Haru Korban Selamat Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Salat di Bawah Puing, Puasa 3 Hari, hingga Amputasi Tangan
Tagih Paksa di Jalan Raya, Cekcok Mata Elang dan Polisi di Tangerang Bongkar Deretan Kasus Serupa di Indonesia
Tragedi Ponpes Al Khoziny, Keluarga Korban Nekat Terobos Reruntuhan, BNPB Peringatkan Bahaya Patahan ‘Pancake’
Praperadilan Nadiem Makarim Memanas, Harapan Bebas, Air Mata Sang Ibu dan Dukungan 12 Tokoh Nasional