Mediapriangan.com - Nama Leony Vitria Hartanti kembali ramai diperbincangkan setelah curhatnya di media sosial soal pajak dan anggaran Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi viral.
Mantan penyanyi cilik yang populer lewat grup Trio Kwek Kwek itu ternyata tak menyangka unggahannya akan menjadi perdebatan nasional.
Dalam podcast Helmy Yahya Bicara yang tayang pada Jumat (3/10/2025), Leony mengungkap bahwa niat awalnya hanya untuk meluapkan rasa heran saat mengurus pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), bukan untuk mencari sensasi.
Curhat Soal Pajak Waris yang Bikin Heran
Leony bercerita, kekagetannya bermula saat mengurus pajak waris atas rumah orang tuanya.
“Aku kira administratif ya, udah dikasih estimasi biaya, ada satu angka yang gede, puluhan juta. Aku bingung, ‘Hah? Ini apa? Pajak waris atau BPHTB tulisnya,’” ujar Leony kepada Helmy Yahya.
Ia kemudian dijelaskan bahwa ada pajak 2,5 persen yang harus dibayarkan oleh ahli waris. Bagi Leony, aturan itu terasa kurang adil.
“Rumah waktu orang tua beli sudah kena BPHTB dan PBB tiap tahun, tapi waktu ganti nama ke anak harus bayar lagi,” keluhnya.
Curhatnya di media sosial pun mendapat sambutan besar. “Ternyata ramai, banyak yang merasakan hal yang sama,” katanya.
Kritik terhadap Anggaran Tangsel
Setelah mendapat banyak tanggapan, Leony mulai penasaran dan menelusuri laporan keuangan Kota Tangerang Selatan tahun 2024. Ia mendapati sejumlah pos anggaran yang dianggap janggal.
Artikel Terkait
14 Santri Tewas dan 49 Masih Hilang dalam Tragedi Ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Tim SAR Terus Cari Korban
Bayang-bayang Radiasi Cs-137 di Cikande, Dari Limbah Besi Tercemar hingga Mengguncang Ekspor Udang RI
Program Makan Bergizi Gratis Didesak Dihentikan, Tapi Luhut, Puan, dan BGN Kompak Evaluasi, Bukan Berhenti!
Profil Anastasia Lyashko, Pevoli Cantik Asal Rusia yang Kini Jadi Bintang Baru di Karsiyaka SK Rival Manisa BBSK Turki
Kisah Haru Korban Selamat Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Salat di Bawah Puing, Puasa 3 Hari, hingga Amputasi Tangan
Tagih Paksa di Jalan Raya, Cekcok Mata Elang dan Polisi di Tangerang Bongkar Deretan Kasus Serupa di Indonesia