Perusahaan tersebut saat ini mulai menjalankan produksi di pabrik kendaraan pertamanya di Eropa yang berada di Hungaria.
Dalam rencana jangka panjang, BYD disebut membutuhkan tiga fasilitas perakitan kendaraan dan satu pabrik baterai di kawasan Eropa.
Baca Juga: BYD Tawarkan Edukasi NEV Lewat Sirkuit All Terrain Zhengzhou, Dari Off-Road hingga Megawatt Charging
Rencana tersebut disampaikan Alfredo Altavilla, penasihat khusus BYD untuk Eropa. Menurutnya, pengembangan fasilitas produksi diperlukan untuk mengejar target volume penjualan sekaligus memenuhi regulasi yang berlaku di kawasan tersebut.
"Dalam jangka panjang, kami akan membutuhkan 3 pabrik perakitan dan 1 pabrik baterai. Tentu saja, hal ini tidak bisa terwujud dalam sekejap mata," kata Altavilla dikutip dari Reuters, pada Senin, 28 September 2026.
"Namun, sangat jelas bahwa untuk mencapai target volume penjualan yang kami tetapkan, sekaligus mematuhi regulasi ketat di Eropa, itulah fasilitas yang wajib kami miliki," tambahnya.***
Artikel Terkait
BYD Di-Space Zhengzhou Jadi Museum Sains NEV Pertama di Tiongkok, Dorong Edukasi Mobilitas Masa Depan
Booth BYD IIMS 2026 Jadi Ruang Dialog, BEYOND Community Hadirkan Cerita Nyata Kendaraan Listrik BYD
PCX160 Tampil Beda di IIMS 2026, PT Astra Honda Motor Segarkan Warna Tanpa Ubah Mesin
Suzuki Fronx Unjuk Gigi di IIMS 2026, Manuver Ringkas dan Visibilitas Jadi Andalan Compact SUV
Pasar Otomotif Awal 2026 Menguat, BYD Tancap Gas di SUV Listrik dan Kuasai EV Nasional
7 Hari IIMS 2026, Mobil Suzuki Paling Diburu di Test Drive Didominasi SUV dan Hybrid
Mau Mudik Naik Bus Tapi Motor Tetap Sampai Kampung? Simak Program Honda 2026
Yamaha NMAX TURBO Hadirkan Teknologi Touring, NMAX TURBO Siap Temani Libur Lebaran dengan Fitur Premium
BYD Tech Culture Fest 2026 Digelar di Bandung, Warga Bisa Jajal Teknologi Dual Mode dan Kendaraan Elektrifikasi
Fuso Mosaic Campaign 2026 di Tasikmalaya, Nasabah Priangan Timur Diajak Jaga Bisnis Melaju Tanpa Henti