Penipuan APK Lewat WhatsApp Kembali Mengintai pada 2026, Modus Undangan hingga Resi Paket Bisa Curi Data Pribadi

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 12 Oktober 2026 | 09:12 WIB
Penipuan APK lewat WhatsApp menyamar sebagai undangan dan resi paket. Kenali file APK berbahaya agar terhindar dari pencurian data pribadi. (NKRI24jam)
Penipuan APK lewat WhatsApp menyamar sebagai undangan dan resi paket. Kenali file APK berbahaya agar terhindar dari pencurian data pribadi. (NKRI24jam)

1. Putuskan koneksi internet

Matikan Wi-Fi dan data seluler untuk sementara guna membatasi komunikasi aplikasi dengan jaringan. Langkah ini tidak menjamin seluruh aktivitas berbahaya berhenti, tetapi dapat membantu mengurangi risiko selama penanganan awal.

2. Hapus aplikasi mencurigakan

Periksa daftar aplikasi yang terpasang melalui menu Pengaturan. Jika memungkinkan, hapus aplikasi yang baru dipasang dan tidak dikenal.

Apabila aplikasi menolak dihapus, periksa apakah aplikasi tersebut memperoleh izin khusus, seperti aksesibilitas atau hak administrator perangkat. Cabut izin yang mencurigakan jika dapat dilakukan dengan aman.

Baca Juga: Dana Nasabah BTN Rp17 Miliar Diklaim Hilang Sejak 2022, Mantan Pegawai Dipenjara tetapi Uang Belum Kembali

3. Periksa izin akses perangkat

Tinjau izin untuk SMS, kontak, notifikasi, aksesibilitas, dan fitur lain yang tidak semestinya dibutuhkan aplikasi tersebut.

Jika ada izin yang tidak dikenal atau tidak relevan, segera cabut. Periksa pula apakah terdapat aplikasi lain yang ikut terpasang tanpa sepengetahuan pemilik perangkat.

4. Amankan akun dan layanan perbankan

Gunakan perangkat lain yang dipastikan aman untuk mengganti kata sandi akun penting, termasuk e-mail dan media sosial. Amankan pula akun keuangan yang berpotensi terdampak.

Jika terdapat transaksi tidak dikenal atau indikasi penyalahgunaan rekening, segera hubungi bank melalui kanal resmi untuk meminta penanganan dan pemblokiran yang diperlukan.

Jangan menggunakan ponsel yang diduga terinfeksi untuk mengganti kata sandi sebelum perangkat dipastikan aman.

Baca Juga: Dana Nasabah BTN Rp17 Miliar Belum Kembali, Investigasi Linawati Ungkap 40-an Buku Rekening dan Puluhan ATM

5. Pertimbangkan reset pabrik

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X