Kuliner Bandung Punya Warisan Rasa Sejak 1972, Ayam Goreng Kurnia Masih Jadi Buruan

photo author
Yiyin Sulastri, Media Priangan
- Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:05 WIB
Kuliner Bandung memiliki kuliner legendaris Bandung sejak 1972. Ayam Goreng Kurnia menjaga rasa ayam gurih, sambal khas, lalapan, dan suasana otentik. (Instagram/foodgallerybdg)
Kuliner Bandung memiliki kuliner legendaris Bandung sejak 1972. Ayam Goreng Kurnia menjaga rasa ayam gurih, sambal khas, lalapan, dan suasana otentik. (Instagram/foodgallerybdg)

Keterlibatan keluarga masih terlihat dalam aktivitas sehari-hari di rumah makan tersebut. Ibu Nung biasanya menangani bagian kasir, sedangkan anggota keluarga lainnya membantu proses penggorengan ayam dan memastikan area makan tetap bersih.

Pola pengelolaan secara kekeluargaan menjadi bagian dari daya tarik tempat ini. Bukan hanya soal makanan, pengunjung juga dapat merasakan suasana rumah makan yang mempertahankan karakter usaha keluarga.

Dari sisi harga, Ayam Goreng Kurnia juga dikenal cukup terjangkau. Kondisi tersebut membuat tempat ini dapat menjadi alternatif bagi mereka yang ingin menikmati kuliner khas Sunda tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu besar.

Baca Juga: 3 Restoran Sushi Terbaik di Bandung yang Wajib Dicoba, Punya Menu Unik dan Bikin Ketagihan

Lokasi mudah dijangkau

Ayam Goreng Kurnia berada di Jalan Mohtoha Nomor 106, Pelindung Hewan, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat.

Lokasinya yang berada di pinggir jalan membuat rumah makan ini relatif mudah ditemukan. Dari Alun-Alun Kota Bandung, jaraknya sekitar 2,8 kilometer.

Sementara itu, perjalanan dari Stasiun Bandung menuju lokasi tersebut sekitar 4,8 kilometer dan dapat ditempuh kurang lebih 17 menit menggunakan kendaraan, tergantung kondisi lalu lintas.

Baca Juga: 3 Nasi Goreng Gerobakan di Bandung dengan Rating Tinggi yang Wajib Dicoba, Ada Menu Nonhalal

Letaknya yang masih berada di kawasan perkotaan membuat Ayam Goreng Kurnia cukup praktis dikunjungi saat wisatawan sedang menjelajahi Bandung.

Bagi pencinta kuliner Bandung, keberadaan rumah makan yang mampu bertahan sejak 1972 menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi, resep dan konsep sajian tradisional masih dipertahankan hingga generasi kedua.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X