Jumlah produksi padi tersebut cukup untuk cadangan pangan 4 – 5 bulan ke depan.
Wali Kota juga menjelaskan bahwa, Pemerintah Kota Banjar mempunyai Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) sebesar 64.83 ton.
CPPD ini dapat disalurkan ketika ada kekurangan pangan, gejolak harga pangan, bencana alam, bencana sosial serta keadaan darurat.
“Sampai saat ini, Pemerintah Kota Banjar telah berupaya melakukan sosialisasi untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan dalam rangka pengendalian inflasi," ujarnya.
Lanjutnya, peran TPID Kota Banjar dalam pengendalian infkasi sangat diperlukan, di mana strategi yang telah berjalan selama ini agar lebih ditingkatkan lagi.
"Dengan sinergi stabilisasi pasokan dan harga pangan ini, kita dapat antisipasi, mitigasi, serta pelaksanaan penanggulangan kekurangan pangan dan gizi, pengendalian inflasi, serta melindungi produsen dan konsumen dari dampak fluktuasi harga,” pungkas Wali Kota.***
Artikel Terkait
Wali Kota Banjar Menerima Kunjungan Ketua Umum KTNA Nasional untuk Membahas Kemajuan Sektor Pertanian
Kota Banjar Meraih Penghargaan Juara Harapan 1 Kampung Keluarga Berkualitas Terbaik Nasional Tahun 2023
Tingkatkan Pelayanan, Wali Kota Banjar Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas
Wali Kota Banjar Serahkan Bantuan Sosial Rutilahu untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Kota Banjar
Wali Kota Banjar Memeriahkan Hajat Bumi 5 dan Bazaar UMKM untuk Menyongsong Generasi Muda Indonesia Emas
KPU Umumkan dan Tetapkan DCS Anggota DPRD, Ini Daftar Caleg Sementara Kabupaten Garut, Ciamis dan Kota Banjar