Tragedi Kecelakaan di Ketapang, Natalia Tewas Tertabrak Truck PT Limpah Sejahtera, Keluarga Desak Pertanggungjawaban

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 3 Februari 2024 | 20:55 WIB
Kecelakaan merenggut nyawa Natalia Tiw, siswi kelas 1 SMP PT Limpah Sejahtera, Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada Jumat, 2 Februari 2024.   (Istimewa)
Kecelakaan merenggut nyawa Natalia Tiw, siswi kelas 1 SMP PT Limpah Sejahtera, Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada Jumat, 2 Februari 2024. (Istimewa)

 

 

Mediapriangan.com - Tragedi kecelakaan merenggut nyawa Natalia Tiwi (14 tahun), siswi kelas 1 SMP PT Limpah Sejahtera, Desa Sungai Melayu, Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Kejadian tersebut terjadi ketika Natalia dan kakaknya, Reval, dalam perjalanan menuju sekolah dan ditabrak oleh dump truck milik PT Limpah Sejahtera yang melaju kencang dan penuh muatan sawit.

Natalia, puteri kedua dari Bapak Atan Raga dan Ibu Maria Masani, asal Desa Sebowuli, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, meninggal seketika karena terlindas truck PT Limpah Sejahtera, pada Jumat, 2 Februari 2024.

Baca Juga: Dampak Kecelakaan Kereta Api di Jawa Barat 2023, Ini Perjalanan KA yang Batal dan Harus Memutar

Kakaknya, Reval, selamat namun dalam kondisi kritis dan segera dilarikan ke RSUD Agoesdjam Ketapang.

Aparat kepolisian setempat melakukan olah TKP dan mengamankan sepeda motor, namun truck PT Limpah Sejahtera tidak mengalami proses lebih lanjut.

Kepala Polisi Sub Sektor Sungai Melayu Rayak, IPDA Puji Manurung, menyatakan bahwa sopir truck sudah berada di Polres Ketapang.

“Mengenai sopir sudah di Polres Ketapang,” katanya, dikutip dari SuluhDesa.

Baca Juga: Blok Tegal Alun Gunung Papandayan Kabupaten Garut Dilanda Kebakaran, Antisipasi dan Upaya Pemadaman Berlanjut

Darius Wawo, keluarga korban, mengungkapkan bahwa truck yang menabrak Natalia adalah milik PT Limpah Sejahtera dengan nomor DT 90, dikemudikan oleh Gregorius Lowa, didampingi oleh para pemuat sawit, yaitu Andi Nau, Edwin Delo, dan Krani 1 Eman Kodo.

Darius menyampaikan bahwa keluarga menuntut tanggung jawab dari PT Limpah Sejahtera atas kecelakaan yang merenggut nyawa cucunya.

Meski perwakilan perusahaan sempat datang dan berjanji bertanggung jawab, namun pada hari berikutnya, PT Limpah Sejahtera tidak memenuhi janjinya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X