"Terutama dalam meningkatkan pemahaman mengenai pendidikan gizi dan pencegahan anemia guna mengurangi risiko kelahiran bayi dengan kondisi stunting," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi BKKBN Pusat Pryanti, S.E M.PH menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Kabupaten Ciamis.
Kedatangan Tim Verifikasi bertujuan untuk mengkonfirmasi setiap kegiatan yang rutin dilaporkan melalui aplikasi SIGA (Sistem Informasi Gender dan Anak).
"Hal ini menjadi salah satu indikator seberapa sering dan aktifnya PIK-R melakukan pencatatan dan pelaporan ke SIGA," jelasnya.
Tim juga melakukan penilaian berdasarkan video profil serta testimoni penerima manfaat dari keberadaan PIK-R Smart.
Penilaian dilakukan dengan memastikan apakah pengurus secara aktif memberikan edukasi melalui platform media sosial mereka masing-masing.
Pryanti juga mengungkapkan bahwa Kelompok PIK R Smart Desa Dayeuhluhur dipilih sebagai kelompok unggulan dari puluhan ribu kelompok PIK R di Jawa Barat dan tingkat nasional.
Acara ini dihadiri oleh Kepala BKKBN Provinsi Jawa Barat, Pj. Ketua TP-PKK Kabupaten Ciamis, para Kepala OPD, Camat Jatinagara, dan undangan lainnya.***
Artikel Terkait
Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting, Menuju Kota Tasikmalaya Bebas Stunting dengan Program Damaskus
Rakor TPPS Kota Tasikmalaya, Sekda: Sinergi Perangkat Daerah untuk Percepatan Penurunan Angka Stunting
Komisi V Dorong Penurunan Angka Stunting di Jawa Barat, Program TOSS di Kabupaten Garut Menjadi Contoh Terbaik
Percepat Penanganan Stunting: Dinas Sosial PPKBP3A Kabupaten Tasikmalaya Gelar Orientasi TPK Se-Kabupaten
Prioritas Penanganan Stunting Menjadi Komitmen Pj Bupati Ciamis untuk Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Ciamis
Target Capai Prevalensi Stunting 14 Persen Tahun 2024, Komitmen Bersama dalam Rembuk Stunting Kabupaten Ciamis