Ida Wahida Hidayati Resmi Menjadi Bunda Asuh Anak Stunting Kota Banjar 2024 Dalam Acara Malam Anugerah Bangga Kencana

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 20 Juli 2024 | 23:24 WIB
Pj Wali Kota Banjar Ida Wahida Hidayati resmi menjadi Bunda Asuh Anak Stunting Kota Banjar 2024 dalam Acara Malam Anugerah Bangga Kencana pada Jumat, 19 Juli 2024.  Kominfo Kota Banjar (Instagram.com/@walikotabanjar)
Pj Wali Kota Banjar Ida Wahida Hidayati resmi menjadi Bunda Asuh Anak Stunting Kota Banjar 2024 dalam Acara Malam Anugerah Bangga Kencana pada Jumat, 19 Juli 2024. Kominfo Kota Banjar (Instagram.com/@walikotabanjar)

 

Mediapriangan.com - Pada Jumat, 19 Juli 2024, Dr. Hj. Ida Wahida Hidayati, S.E., S.H., M.Si., Penjabat (Pj.) Wali Kota Banjar, resmi dikukuhkan sebagai Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) Kota Banjar untuk tahun 2024.

Acara pengukuhan berlangsung di Ballroom Aston Cirebon Hotel & Convention Center, Kota Cirebon, dalam gelaran Malam Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra.

Pengukuhan dilakukan oleh Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG., pada Malam Anugrah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra bersama bunda/bapak Asuh Anak Stunting lain Se-Jawa Barat.

Baca Juga: Kabupaten Garut Sabet Lima Penghargaan di Malam Anugerah Bangga Kencana, Begini Kata Pj Bupati Garut Barnas Adjidin

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Kepala BKKBN, serta Plh. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Barat, Forkopimda Jawa Barat, Bupati/Wali Kota, dan seluruh Ketua TP PKK Se-Jawa Barat.

Program Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) adalah inisiatif BKKBN untuk mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia.

Gerakan ini bertujuan untuk mengurangi jumlah kasus stunting melalui bantuan pemenuhan gizi dan nutrisi kepada anak-anak dari keluarga berisiko dan kurang mampu.

Baca Juga: Komitmen Tegas Gus Makki dalam Pilbup Banyuwangi 2024, Pilih Kembalikan Rekomendasi daripada Hanya Jadi Wakil Bupati

Usai pengukuhan, Pj. Wali Kota Banjar, Dr. Hj. Ida Wahida Hidayati, menyatakan bahwa upaya penurunan stunting memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

"Penanganan stunting harus dilakukan secara holistik, terintegrasi, dan berkualitas dengan koordinasi serta sinergi antara pemerintah dan lembaga terkait," ujarnya.

Dr. Hj. Ida Wahida Hidayati berharap dukungan dan kerjasama yang baik dari seluruh masyarakat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta stakeholder di Kota Banjar dapat membantu menurunkan angka stunting di daerah tersebut.

Baca Juga: Pj Bupati Ciamis dan DPRD Kabupaten Ciamis Tandatangani Dua Raperda: RPJPD 2025-2045 dan Pertanggungjawaban APBD 2023

"Kami optimis bahwa prevalensi stunting di Kota Banjar dapat diturunkan dengan kolaborasi yang solid dari semua pihak," tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X