Masih Melawan Kobaran Api, Los Angeles Dihadapkan pada Krisis Pasokan Air, Permintaan Air Melonjak 4 Kali Lipat

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 12 Januari 2025 | 10:20 WIB
Potret kebakaran di Los Angeles.   (Dok. JawaPos)
Potret kebakaran di Los Angeles. (Dok. JawaPos)

 

Mediapriangan.com - Kota Los Angeles masih berupaya keras melawan kebakaran besar yang hingga kini telah menghanguskan lebih dari 35 ribu hektar lahan.

Hingga saat ini, kebakaran di Kota Los Angeles tersebut telah merenggut 11 nyawa dan memaksa lebih dari 153 ribu orang meninggalkan rumah mereka.

Kebakaran di Kota Los Angeles ini bermula di Pacific Palisades pada Selasa, 7 Januari 2025, dan meluas dengan cepat akibat angin kencang Santa Ana.

Dalam sehari, area kebakaran bertambah hingga 16 ribu hektar, dengan lebih dari seribu rumah dan tempat usaha hancur.

Baca Juga: Karen Bass, Wali Kota Los Angeles, Tuai Kritik Pedas karena Berada di Ghana Saat Kebakaran Hebat Melanda Kotanya

Krisis Pasokan Air yang Makin Mengkhawatirkan

Kebakaran kali ini tercatat sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah Los Angeles. Skala yang begitu luas menyebabkan tekanan besar pada sistem pasokan air kota.

Banyak hidran mati, sementara tangki-tangki air mulai kosong karena penggunaan yang luar biasa tinggi.

Sejak Selasa malam hingga Rabu pagi, pemadam kebakaran di Pacific Palisades hanya bisa menyaksikan blok demi blok terbakar habis karena keterbatasan pasokan air.

Daerah ini juga dikenal sebagai kawasan elit yang dihuni banyak selebriti Hollywood, menjadikan mereka turut terdampak kebakaran.

Baca Juga: Pasangan Nikita Willy dan Indra Priawan di Tengah Kebakaran Hebat Los Angeles, Sang Aktris Ungkap Kondisi Terkini

Sistem Air Tak Mampu Mengimbangi Skala Kebakaran

Kepala Departemen Air dan Listrik Los Angeles, Janisse Quinones, menjelaskan bahwa permintaan air melonjak drastis selama 15 jam pertama kebakaran, mencapai empat kali lipat dari rata-rata harian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X