Di antaranya adalah pembentukan forum anak di setiap desa dan kecamatan, penyediaan layanan kesehatan khusus anak, serta peningkatan mutu pendidikan dan asupan gizi bagi anak-anak.
Evaluasi KLA tahun ini menjadi momentum reflektif bagi seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Ciamis.
Pemerintah daerah optimis, dengan kerja sama lintas sektor dan keterlibatan masyarakat, seluruh indikator untuk meraih predikat KLA kategori Madya dapat tercapai.
“Peningkatan status ini bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi bentuk nyata komitmen moral kita untuk menjamin anak-anak Ciamis dapat tumbuh dan berkembang secara optimal di lingkungan yang mendukung,” tegas Andang.
Pemkab Ciamis berharap, hasil evaluasi kali ini dapat membawa kabar baik dan mengukuhkan status Ciamis sebagai daerah yang inklusif serta menjunjung tinggi hak anak dalam setiap aspek kehidupan.***
Artikel Terkait
Dedi Mulyadi Beri Rp300 Juta untuk Korban Dugaan Kekerasan OCI Taman Safari, Singgung Masa Lalu Tak Bisa Diubah
Dedi Mulyadi Soroti Kasus Kekerasan OCI Taman Safari, Gugat-gugatan Tak Selesai, Lebih Baik Fokus ke Pemulihan
Babak Baru Skandal OCI Taman Safari, Korban Tak Tahu Asal-Usul Keluarga, Direktur TSI Akui Siap Terbuka dan Diaudit
Pengunjung Taman Safari Menurun Drastis, Direktur TSI Usulkan Mediasi dengan Korban Dugaan Kekerasan OCI!
Miris! Sertifikat Tanah 2.103 Meter Milik Mbah Tupon Tiba-tiba Dijaminkan ke Bank Tanpa Sepengetahuan Dirinya
Terungkap! Sertifikat Tanah Mbah Tupon Dijaminkan Orang Tak Dikenal, BPN Bantul Akhirnya Buka Suara Soal Kasus Ini
BPN Bantul Akhirnya Bertindak! Sertifikat Mbah Tupon Diblokir, PPAT yang Terlibat Bakal Kena Sanksi Tegas
Kasus Mbah Tupon Bikin Heboh! Pemkab Bantul Turun Tangan, Bentuk Tim Advokasi Gratis dan Siap Berantas Mafia Tanah