Terbuai Cinta dan Iming-Iming Kerja Online, Korban Love Scamming di Jakarta Rugi Rp423 Juta, 3 Pelaku Ditangkap!

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 4 Juli 2025 | 21:32 WIB
Foto Ilustrasi - Polisi telah mengungkap kasus penipuan dengan modus love scamming.  (freepik.com)
Foto Ilustrasi - Polisi telah mengungkap kasus penipuan dengan modus love scamming. (freepik.com)

Mediapriangan.com - Kasus penipuan dengan modus love scamming kembali menggemparkan publik. Kali ini, Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya berhasil membongkar jaringan pelaku yang memadukan rayuan cinta palsu dengan tawaran kerja paruh waktu secara daring.

Akibat aksi tipu daya tersebut, seorang korban dilaporkan mengalami kerugian hingga Rp423 juta.

“Dengan modus love scamming yang dipadukan dengan penawaran pekerjaan secara online,” ungkap AKBP Reonald Simanjuntak, Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya dalam konferensi pers di Mapolda, Jumat 4 Juli 2025.

Baca Juga: Yusril Ihza, Indonesia Siap Lakukan Investigasi Bersama Brasil Terkait Kematian Juliana Marins di Gunung Rinjani

Dimulai dari Instagram, Berakhir di Kerugian Miliaran

Kasus ini bermula ketika korban mengenal pelaku melalui Instagram pada Mei 2025. Pelaku yang menggunakan foto selebgram asal Malaysia mulai menjalin komunikasi intens dengan korban melalui WhatsApp.

Setelah terjalin kepercayaan, pelaku menawarkan korban untuk terlibat dalam bisnis daring.

Menurut Wakil Direktur Reserse Siber, AKBP Fian Yunus, pelaku menjanjikan keuntungan hingga 10 persen dari modal yang disetorkan ke dalam sebuah situs bernama Banggood.

Baca Juga: Di Tengah Ibadah Umrah, Prabowo Langsung Instruksikan Penyelamatan KMP Tunu Pratama Jaya yang Tenggelam di Selat Bali

Korban pun tergiur karena awalnya benar-benar menerima komisi dan pengembalian dana seperti yang dijanjikan.

Merasa yakin, korban pun terus menyetor uang dalam jumlah yang lebih besar secara bertahap.

“Akhirnya korban mentransfer uang modal yang lebih besar secara bertahap hingga mencapai total Rp423.233.000,” jelas Fian.

Namun, setelah korban menyetorkan uang dalam jumlah besar, pelaku mulai menghilang dan tak lagi memberikan keuntungan yang dijanjikan.

Baca Juga: Tragedi Selat Bali, KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam, 15 Penumpang Selamat dan 4 Ditemukan Meninggal Dunia

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X