Baca Juga: Bencana Hidrometeorologi Terjang Kabupaten Tasikmalaya, Banjir, Longsor dan Rumah Roboh
Penanaman jagung di lahan pondok pesantren juga menjadi sorotan. Langkah ini menunjukkan bahwa institusi pendidikan agama juga memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian lokal dan mendukung ketahanan pangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hasil panen jagung nantinya dapat meningkatkan pasokan pangan lokal dan secara bertahap mengurangi ketergantungan pada produk impor, sehingga visi swasembada pangan tahun 2025 dapat terwujud. Hingga akhir kegiatan, seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif.***
Artikel Terkait
Lamban Tangani Kasus Dugaan Korupsi, Kantor Kejari Kabupaten Tasikmalaya Digeruduk Massa Fortabes
Bupati Tasikmalaya dan Kajari Resmikan Kolaborasi Program Jaga Desa Demi Transparansi Dana Desa, Ini Detailnya
Warga Sukarame Tasikmalaya Bikin Geger, Patung Raksasa Mirip Dedi Mulyadi Berdiri Megah Jelang 17 Agustus
Kota Tasikmalaya Disebut-sebut Mutiara Priangan Timur, Ini Fakta Menarik di Balik Pembukaan Tour Promosi Budaya
Pohon Tumbang Timpa Rumah di Salopa Tasikmalaya, FK Tagana Pastikan Tak Ada Korban dan Penanganan Berlangsung Cepat
Mulai Hari Ini! Skema Baru Waktu Belajar TK hingga SMP di Kota Tasikmalaya, Disesuaikan dengan Kearifan Lokal