Usai Diperiksa KPK soal Proyek Google Cloud, Nadiem Makarim Klaim Sudah Beberkan Keterangan Secara Lengkap

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 8 Agustus 2025 | 09:12 WIB
Mantan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim usai menjalani pemeriksaan di KPK terkait proyek pengadaan Google Cloud.  (disdik.labuhanbatuselatankab.go.id)
Mantan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim usai menjalani pemeriksaan di KPK terkait proyek pengadaan Google Cloud. (disdik.labuhanbatuselatankab.go.id)

 

Mediapriangan.com - Mantan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim, memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis, 7 Agustus 2025.

Nadiem Makarim dimintai keterangan terkait penyelidikan proyek pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek. Proyek layanan berbasis cloud yang berjalan saat pandemi Covid-19 itu

Sebelum Nadiem Makarim diduga mengandung praktik koruptif. KPK bahkan menilai ada potensi kerugian negara dalam perhitungan harga sewa layanan yang disebut mencapai ratusan miliar rupiah per tahun.

Baca Juga: Terbongkar! Grup WhatsApp ‘Mas Menteri Core Team’ Dibuat Sebelum Nadiem Makarim Resmi Dilantik Jadi Mendikbud

Usai hampir sehari diperiksa, Nadiem memberikan pernyataan singkat kepada awak media.
"Alhamdulillah sudah selesai saya diminta memberikan keterangan mengenai pengadaan cloud," ujarnya.

Ia menyebut pemeriksaan berlangsung lancar dan semua informasi yang diminta penyidik sudah ia sampaikan.

"Saya bisa memberikan keterangan dan saya ingin memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada KPK juga untuk telah memberikan saya kesempatan untuk melakukan keterangan ini," tambahnya.

Baca Juga: Usai Diperiksa Soal Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem Bungkam Total, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Kejagung?

Sebelumnya, Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan pentingnya keterangan Nadiem sebagai pimpinan kementerian saat proyek berlangsung.

"Untuk pengadaan termasuk Google Cloud ini, itu pasti pada pucuk pimpinannya tertingginya. NM (Nadiem Makarim) nanti pada waktunya kita akan minta keterangan," kata Asep pada Kamis, 31 Juli 2025 lalu.

KPK hingga kini masih menelusuri keterlibatan pihak-pihak terkait dalam proyek bernilai sekitar Rp400 miliar per tahun tersebut.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X