Korban Hamil dalam Kondisi Kritis
Dalam keterangan yang sama, Faida juga menjelaskan kondisi Betty, salah satu korban yang sedang hamil tiga bulan. Pasien tersebut sebelumnya dirawat di RSUD dr. Moh. Saleh Probolinggo, lalu dijemput untuk dipindahkan ke RSBS pada Senin (15/9/2025).
“Penjemputan dilakukan dengan kendaraan standar emergency on transport (ACLS) dilengkapi peralatan medis seperti ventilator portable, defibrillator, syringe pump, dan didampingi tim medis lengkap,” jelasnya.
Hingga kini, tim dokter RSBS terus memantau kondisi Betty secara intensif, berharap ibu dan bayi yang dikandungnya bisa selamat.
Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan transportasi rombongan dan memicu simpati luas dari masyarakat. Pihak kepolisian bersama instansi terkait berkomitmen menuntaskan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan maut ini.***
Artikel Terkait
PPIH Sediakan 27 Rute Bus Shalawat 24 Jam Nonstop, Antar Jemaah Haji Indonesia dari Hotel ke Masjidil Haram
Safari Wukuf untuk Lansia dan Disabilitas, PPIH Arab Saudi Berangkatkan 477 Jemaah Haji Gunakan 15 Armada Bus Khusus
Kemenag Jelaskan Keterlambatan Bus Jemaah Haji dari Muzdalifah ke Mina, Evakuasi Sempat Terkendala 40 Menit
Diduga Akibat Pengelasan, 50 Bangkai Bus Transjakarta di Terminal Rawa Buaya Ludes Terbakar
Viral Detik-Detik Bus 168 Tabrak Toko di Bayeman Purbalingga, Terekam CCTV di Jalur Rawat Turunan Tajam dan Jurang
Viral! Mahasiswi Kehilangan Laptop di Bus Rosalia Indah, CCTV Rusak Jadi Alasan Tak Bisa Ditelusuri