Tragedi Cakung,  Istri Tewas Terbakar Usai Pertengkaran Soal Mi Instan, Suami Terancam Hukuman Mati

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 23 September 2025 | 09:17 WIB
Foto Ilustrasi - KDRT di Cakung berujung maut. Istri tewas usai dibakar suami, polisi jerat pelaku dengan pasal pembunuhan berencana.   (Freepik.com/freepik)
Foto Ilustrasi - KDRT di Cakung berujung maut. Istri tewas usai dibakar suami, polisi jerat pelaku dengan pasal pembunuhan berencana. (Freepik.com/freepik)

 

Mediapriangan.com - Masyarakat Cakung, Jakarta Timur, digemparkan oleh peristiwa kebakaran di sebuah rumah kontrakan pada Kamis, 18 September 2025. Kebakaran tersebut ternyata dipicu pertengkaran rumah tangga antara suami berinisial MA (29) dan istrinya, SN (33).

Perselisihan kecil itu berakhir tragis. SN sempat menjalani perawatan intensif akibat luka bakar parah, namun akhirnya meninggal dunia.

Kanit Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Timur, AKP Sri Yatmini, menjelaskan bahwa korban mengembuskan napas terakhir pada Minggu, 21 September 2025.
"Berikutnya pada tanggal 21 September 2025 korban dalam hal ini istrinya sekitar jam 07.30 dinyatakan meninggal dunia," ujar Sri.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis di Jabotabek, 9 Tersangka Ditangkap dan 21 Kg Barang Bukti Disita

Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani otopsi demi kepentingan penyelidikan.

Pertengkaran Bermula dari Mi Instan

Sri mengungkapkan, insiden berawal saat MA meminta istrinya membuatkan mi instan.
"Tersangka ini meminta tolong kepada istrinya ini, dengan alasan meminta tolong kepada korban dalam hal ini istrinya untuk membuatkan mi instan," jelasnya.

Namun, permintaan sederhana itu justru memicu adu mulut. SN berlari ke kamar ibunya, tetapi MA tetap mengejar meski telah berusaha dilerai oleh sang mertua.

Baca Juga: 4 Fakta Terbaru Skandal Korupsi Kuota Haji 2024, Modus Oknum Kemenag Peras Khalid Basalamah hingga Rp115 Juta

Siram Tiner dan Bakar Istri

Dalam keadaan emosi, MA membawa tiner dalam botol plastik. SN sempat bertanya apa maksud suaminya membawa cairan tersebut.

"Namun setelah korban lari ke ibunya, dilerai tidak juga terhenti, kemudian tersangka ini membawa tiner di dalam botol plastik. Kemudian istri dalam hal ini menanyakan kepada tersangka, 'mau ngapain kamu?'," kata Sri.

Tak lama, MA menyiramkan tiner ke tubuh SN lalu memantik korek api. Api langsung menyambar wajah, rambut, dada, dan leher korban.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X